Alumni Fakultas Kesehatan Masyarakat

loading...
Nama Ersiana Jayanti
Nim #########
E-mail e.jayanti@alumni.unair.ac.id
Alamat #########
Kelahiran 1987
Tgl. Lulus 25-02-2010
Tgl. Wisuda 10-04-2010
Bidang Ilmu Kesehatan Masyarakat
Jenjang PROGRAM SARJANA
SKS 148.00
IPK 3.16
Pembimbing.I Dr. Nyoman Anita Damayanti, drg., M.S
Tugas Akhir Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Kedisiplinan Perawat Dalam Pelaksanaan Universal Precaution di Instalasi Rawat Inap RS. William Booth Surabaya
Abstrak Universal precaution adalah teknik pengendalian infeksi yang dirancang untuk mencegah transmisi HIV, virus hepatitis B (HBV) dan agen biologis lain yang menularkan penyakit melalui darah, saat melakukan tindakan pertolongan pertama maupun perawatan pasien. Menurut universal precaution, semua pasien dianggap sebagai pembawa blood-borne pathogen. Universal precaution direkomendasikan untuk dokter, perawat, pasien, dan petugas kesehatan lain yang kemungkinan melakukan kontak dengan darah dan cairan tubuh tertentu. Dengan pelaksanaan universal precaution secara disiplin, akan dapat melindungi provider kesehatan dan mengurangi jumlah terjadinya infeksi di rumah sakit (infeksi nosokomial). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan kedisiplinan perawat dalam pelaksanaan universal precaution.

Penelitian ini adalah penelitian observasional analitik dengan metode survei yang menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpulan data. Kuesioner diberikan kepada 52 orang perawat di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit William Booth Surabaya. Variabel determinan yang diidentifikasi meliputi faktor individu (komitmen karyawan, kepuasan kerja, dan kesadaran pada risiko tertular), faktor organisasi (kebijakan dan kepemimpinan), dan faktor pekerjaan (feedback dan sifat pekerjaan). Setiap variabel dianalisis dengan koefisien gamma untuk mengukur tingkat hubungan antara variabel tergantung dan variabel bebas.

Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden tergolong disiplin dalam pelaksanaan universal precaution. Sementara itu, koefisien gamma menunjukkan bahwa faktor komitmen karyawan (0,282), faktor kesadaran risiko tertular (0,641), faktor kepemimpinan (0,266), dan faktor sifat pekerjaan (0,641), memiliki hubungan yang positif dengan kedisiplinan perawat dalam pelaksanaan universal precaution. Adapun faktor komitmen karyawan dan kepemimpinan menunjukkan tingkat korelasi yang tergolong rendah, sedangkan faktor kesadaran pada risiko tertular dan sifat pekerjaan menunjukkan korelasi yang kuat. Sebenarnya, pelaksanaan UP di rumah sakit ini berjalan baik, hanya saja kedisiplinan perawat masih belum konsisten. Hal ini mungkin dikarenakan banyaknya pasien yang harus ditangani, sehingga menimbulkan beberapa kelalaian dalam prosedur tugas.
 
Data Pekerjaan
Pekerjaan 0
Nama.Instansi 0
Bidang.Pekerjaan 0
Mulai.Bekerja
Jabatan 0
Alamat.Pekerjaan 0
Kota.Pekerjaan 0
Telpon.Kantor 0

Google Scholar