Dari UNAIR ke Puncak Karier sebagai Dirut dan Manajer
“Al'ilmu fissudur, letaknya ilmu ada di dalam dada, mengalir dalam perbuatan dan amal baik”
Pendidikan Tinggi di UNAIR
Ilham Dary Athallah, salah satu alumnus Universitas Airlangga (UNAIR) yang sukses dalam dunia karier. Kini, alumnus magister program studi Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UNAIR itu menjabat sebagai Direktur Utama PT Djaja Indonesia Liputan sekaligus Manajer Hubungan Masyarakat PT Sentra Vidya Utama.
Keputusan Ilham memilih UNAIR untuk melanjutkan pendidikan magisternya berlandaskan reputasi akademik UNAIR yang luar biasa dan program studinya yang komprehensif. "Surabaya sebagai kota tempat UNAIR berada, merupakan kota yang dinamis dengan banyak peluang untuk pengembangan diri," tambah Ilham.
Sambut Presiden Indonesia
Bagi Ilham, banyak sekali pengalaman menarik yang tak mungkin terlupakan dalam memorinya. Salah satunya, ia pernah mendapatkan kesempatan untuk menyambut Presiden Joko Widodo pada Upacara Hari Santri Nasional di Surabaya pada 22 Oktober 2023. Ilham mewakili perusahaannya, SEVIMA, sebuah perusahaan teknologi pendidikan yang didirikan oleh santri dan alumni asli Surabaya. SEVIMA, yang kini telah digunakan oleh lebih dari 1.200 kampus dan 3,5 juta mahasiswa di seluruh Indonesia, mendapatkan perhatian khusus dari Presiden atas inovasi-inovasi mereka.
"Sebagai santri yang juga bergerak di bidang teknologi, momen ini sangat berarti bagi saya. Ini adalah momen yang menunjukkan bahwa santri bisa melanjutkan resolusi jihad dengan cara yang berbeda. Jika dahulu para kyai menggemakan resolusi jihad dengan bambu runcing, kini kami santri muda melanjutkan perjuangan tersebut dengan menghadirkan karya teknologi yang bermanfaat bagi masyarakat," ujar Ilham.
Dukungan Keluarga Adalah Kuncinya
Ilham mengungkapkan bahwa motivator terbesar dalam hidupnya adalah kedua orang tuanya, Yudi Hariyanto dan Wedawati. Mereka adalah wiraswasta yang pantang menyerah meskipun bisnis yang dijalankan tidak selalu sukses.
"Melalui teladan dan bimbingan mereka, saya belajar untuk tidak pernah menyerah dan selalu berusaha untuk memberikan yang terbaik dalam segala hal yang saya lakukan," kata Ilham dengan bangga.
Salah satu pengalaman paling mengharukan selama masa studi Ilham di UNAIR adalah ketika ia harus menyelesaikan tesis tentang nasionalisasi Blok Rokan di tengah pandemi COVID-19. Dukungan dari keluarganya, terutama dari sang ibu, menjadi sumber kekuatan utama baginya.
"Ibu saya selalu menjadi sumber kekuatan dan inspirasi. Dukungan emosional ini memberikan saya kekuatan ekstra untuk terus maju," ungkap Ilham.
Awali Karier dengan Berdagang
Selepas menyelesaikan pendidikan S1 Universitas Gadjah Mada (UGM) pada tahun 2019, Ilham tak memutuskan untuk melanjutkan pendidikannya. Ia berprinsip bahwa setelah lulus kuliah dirinya harus dapat berpenghasilan terlebih dahulu. Akhirnya, ia memilih jalan untuk berwirausaha.
“Berbekal ilmu dan gelar sarjana, saya tak pernah membayangkan akan menempuh studi S2. Lebih-lebih memperoleh Beasiswa Unggulan dari Kementerian Pendidikan. Karena sebagai anak dari kampung, pikiran saya, ya setelah lulus harus cari uang. Minimal untuk modal menikah, karena sewa tratak itu mahal,” ucap Ilham.
Ilham secara rutin menerbitkan buku populer hingga buku sekolah elektronik yang digunakan untuk kegiatan belajar mengajar. Sebagai Manajer Humas di Sevima, Ilham juga kerap berkolaborasi dengan ribuan kampus se-Indonesia dalam program-program digitalisasi kampus dan seminar pendidikan.
Gapai Puncak Karier Melalui Kegigihan
Kegigihan dan semangat Ilham tak pernah surut seiring berjalannya waktu. Dia semakin bersemangat untuk terus bersinar dalam perjalanan kariernya. Ilham pernah berkontribusi dalam bidang komunikasi dan hubungan masyarakat di Universitas Negeri Yogyakarta sebagai editor dan branding consultant. Pengalaman ini memberikannya wawasan mendalam tentang pentingnya komunikasi yang efektif dan branding dalam institusi pendidikan.
Pada tahun 2021, Ilham memutuskan untuk bergabung dengan PT Sentra Vidya Utama (SEVIMA) sebagai Manajer Hubungan Masyarakat. Tugasnya adalah membangun dan mengelola hubungan dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk kampus, pemerintah, media, dan komunitas.
“Saya juga bertanggung jawab untuk menyelenggarakan berbagai seminar dan webinar yang melibatkan ribuan dosen dan pimpinan kampus di seluruh Indonesia. Salah satu pencapaian terbesar kami adalah meraih Rekor MURI sebagai penyelenggara acara dengan peserta rektor terbanyak,” jelasnya.
Perjalanan karier Ilham terus menginspirasi. Dia juga merupakan Direktur Utama PT Djaja Indonesia Liputan, sebuah perusahaan yang dia dan rekan-rekannya dirikan. Perusahaan ini mencetak buku pelajaran dan LKS yang telah beredar dalam puluhan ribu eksemplar.
Ilham mengaku gemar menulis sejak kecil. Pada tahun 2005, ketika masih SD, tulisannya pernah dimuat di Majalah Bobo dan dia mendapatkan imbalan sebesar Rp100.000,00. Uang tersebut dia gunakan untuk mentraktir teman-teman sekelasnya.
“Tidak ada tips dan trik khusus untuk menghasilkan tulisan yang bagus. Konsisten saja menulis, sambil menerapkan ilmu-ilmu kepenulisan yang sudah ada. Setelah menulis, jangan langsung dikirim atau di submit. Biarkan semalaman, dan esok harinya baca ulang dan koreksi. Rinse and repeat!” tutup Ilham.