Ramdan Denny Prakoso

Mantan Aktivis Masjid Nuruzzaman Kampus B Unair
Gigih, sabar, dan bersyukur. Pesan itulah yang disampaikan Ramdan Denny Prakoso. Dengan kegigihan dan kesabarannya, dia kini menjabat sebagai Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia di Singapura. 
Pria yang lahir di Manado pada 27 November 1968 itu menempuh pendidikan S-1 di Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi (kini Fakultas Ekonomi dan Bisnis – FEB) Universitas Airlangga (Unair) 1987. Dia mengambil konsentrasi manajemen pemasaran. Selang empat tahun, dia menyelesaikan kuliahnya pada 1991.
Selama menjadi mahasiswa, Ramdan aktif mengikuti kegiatan di himpun an mahasiswa jurusan dan unit kerohanian di Masjid Unair. Unit kerohanian di Unair pada tahun 1988–1990 diketuai Mohammad Nasih yang saat ini menjabat sebagai rektor. Ketika berkuliah di Unair, Ramdan bertemu dengan beberapa teman yang menunjang proses belajarnya.
Selain itu, dia dapat menimba ilmu dengan dosen-dosen yang mumpuni. Drs.Ec. Suherman Rosyidi, M.Com. adalah salah seorang dosen yang dikaguminya. Sebab, dosen tersebut menyampaikan materi kuliah pengantar ilmu ekonomi secara jenaka dan kritis. 
Hal tersebut membuat Ramdan cukup terkesan dan membekas hingga sekarang. Selain memiliki kegiatan di Unair, Ramdan aktif mengikuti karang taruna di rumahnya, mulai tingkat RT, RW, hingga kelurahan

Meniti Karir di BI
Setelah lulus dari Unair pada 1991, Ramdan bekerja di dua perusahaan swasta di Surabaya. Yakni, PT Multi Arta Graha,perusahaan distribusi kaca, selama setahun. Kemudian, bekerja di PT Alim Steel, perusahaan perakitan baja, sekitar dua tahun. Setelah itu, dia mulai meniti karir di Bank Indonesia 
(BI). 
Pada 1994, dia mengikuti pendidikan calon pegawai muda BI di Jakarta selama setahun. Kemudian, dia ditempatkan di Departemen Pengelolaan Moneter BI pada 1995. Selama 16 tahun, dia berada di departemen tersebut. Secara bertahap, dia pernah menjabat sebagai Asisten Manajer di Divisi Operasi Pasar Uang, Manajer di Divisi Proyeksi Likuiditas, dan Asisten Direktur di Divisi Pengembangan Pasar Uang. 
Bermodal kesabaran dan semangat juang yang tinggi, Ramdan akhirnya diangkat sebagai Deputi Direktur Divisi Pendalaman Pasar Keuangan BI pada 2011. Tak lupa, dia bersyukur atas raihan itu.
Kemudian, dia pernah menjabat sebagai Kepala Kantor Perwakilan BI di Purwokerto pada 2015–2017. 

Indonesia Harus Meningkatkan Ekspor
Pada 2018, Ramdan menduduki jabatan sebagai Kepala Kantor Perwakilan BI di Singapura.  Dalam meniti karir dari awal, dia tetap bersabar dan bersemangat. Dia berpesan agar generasi milenial harus semangat untuk bersilaturahmi dengan siapa saja sebagaimana yang dianjurkan Nabi Muhammad SAW. Sebab, dengan silaturahmi yang baik, semua urusan kita akan dipermudah.
Harapan yang ideal tentang Indonesia di masa depan adalah Indonesia mesti menjadi negara dengan kekuatan ekonomi lima besar di dunia. Indonesia juga harus memiliki kegiatan ekspor yang sangat maju. Kegiatan impor pun sebaiknya bisa dikendalikan sehingga cadangan devisa negara meningkat. Jika cadangan devisa negara banyak, perekonomian Indonesia akan kuat dan nilai rupiah stabil. Hal tersebut bagus untuk kesejahteraan bangsa. 
 

Riwayat Pekerjaan

  • Kepala Kantor

    Bank Indonesia

    2018 - now

  • Kepala Grup

    Departemen Regional 3 Kawasan Timur Bank Indonesia

    2018 - 2018

  • Kepala Kantor

    Bank Indonesia

    2015 - 2017

  • Kepala Divisi Konsultansi Audit Intern

    Bank Indonesia

    2012 - 2015

  • Kepala Divisi

    Bank Indonesia

    1995 - 2011

Riwayat Pendidikan

  • S1 Manajemen (Sarjana)

    Universitas Airlangga

    1987 - 1991

Alumni Berprestasi

Copyright © Universitas Airlangga