Sempat Gamang Masuk FKM Friday, 28 April 2017 01:44

Salah satu keuntungan berani bertugas di daerah –terutama di luar Jawa adalah cepat mendapatkan jabatan. Hal itu setidaknya dialami Andra Sjafril, SKM, M.Kes., kepala Dinas Kesehatan provinsi Riau.

Ketika bertugas di Kantor Departemen Kesehatan (Kandepkes) Kabupaten Indragiri Hulu, Riau, pada 1 Oktober 1992, dia masih berstatus calon pegawai negeri sipil (CPNS).

Namun, karena di kantor itu minim tenaga kerja –apalagi dengan pangkat golongan III– Andra diminta oleh kepala Kandepkes merangkap sebagai kepala dinas kesehatan (Kadinkes) indragiri Hulu.

Di Kandepkes dia bertugas sebagai pelaksana harian (Plh) Kasubag TU dan Plh Kepala seksi (Kasi) Pemberantasan Penyakit Menular Obat dan Makanan (P2M-OM).

Pada 1999 Andra diberi tambahan tugas sebagai Plh Kasi Penyuluhan Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten indragiri Hulu.

Ketika menempuh program S-2 pada 2000 dia memperkaya pengalaman, bekerja sebagai staf konsultan di Pusat Kajian Kebijakan Kesehatan (PKKEK) FKM UI. Andra merupakan orang yang tak mau menyia-nyiakan waktu. Selama menjadi PNS di Kabupaten Indragiri Hulu dia juga menjadi dosen tidak tetap di Akademi Kebidanan Dayang Suri Rengat. Bapak satu putri itu mengajarkan biostatistik kesehatan dan epidemiologi.

Selain itu, dia mengajar di Akademi Perawat milik Pemerintah Provinsi Riau. Dia mengampu mata kuliah epidemiologi kesehatan dan metodologi penelitian. Ketika bertugas di provinsi Riau pun, andra mengajar di Stikes Hangtuah. Dia memberikan kuliah tentang isu-isu terkini. Dia juga menjadi dosen tidak tetap di Fakultas Kedokteran universitas Riau dengan mata kuliah P2M dan PTM berbasis lingkungan.

Geng Lamongan ”Hijrah” ke Pekanbaru

Andra memiliki prinsip bahwa bekerja adalah ibadah. Karena itu, dia tak pernah mengatakan tidak untuk bekerja. adapun jabatan dinilai sebagai pelayanan dan memberikan layanan terbaik kepada yang dilayani.

Andra yang hobi mengutak-atik perangkat lunak komputer itu sempat gamang kala masuk FKM unair. sebab, fakultas dan program studi (prodi) itu masih baru.

Umumnya para mahasiswa belum tahu akan jadi apa setelah lulus kuliah. namun, seiring perjalanan waktu, kepercayaan dirinya mulai terbangun. Ternyata, tugas alumnus FKM sangat mulia. Yaitu, melakukan upaya preventif, promotif, dan manajemen kesehatan dalam memandirikan masyarakat untuk hidup sehat.

Hubungan mahasiswa dengan para dosen FKM sangat akrab. Bahkan, para dosen sering men-support mahasiswa dalam menyelesaikan skripsi. sebagai mahasiswa asal Lamongan, Andra tergabung dalam Geng lamongan. Menjelang ujian, komunitas itu sering bermalam di rumah Andra. Minat Andra di bidang kesehatan, tampaknya, menitis pada putri semata wayangnya. Dia kini menjalani tahun pertama sebagai mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Riau.

Sumber : Buku Jejak Langkah Ksatria Airlangga