Agustinus Raharjo Isi Kuliah Tamu di FISIP Unair Tuesday, 25 September 2018 07:21

Agustinus Raharjo Isi Kuliah Tamu di FISIP Unair

Surabaya (beritajatim.com) – Departemen Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Airlangga menggelar kuliah tamu bertajuk “Government Public Relations di Antara Lautan Hoax”. Kuliah tamu ini menghadirkan pembicara dari staf komunikasi politik dan diseminasi informasi, kantor staf kepresidenan yang juga merupakan alumni ilmu komunikasi Unair angkatan 1995, Agustinus Eko Raharjo, S. Sos, M. Ikom. Kuliah bertempat di Aula Soetandyo, Gedung C FISIP Unair.

Melalui kuliah ini, Depkom Unair memberikan wadah bagi mahasiswanya untuk memperdalam pengetahuan mengenai government public relations (PR) dan hoax dari sudut pandang seorang praktisi. Oleh karenanya, kuliah ini diwajibkan kepada mahasiswa ilkom Unair yang mengambil mata kuliah Komunikasi dan Budaya Korporat, Perencanaan Program Public Relations, dan Komunikasi Pemasaran Politik.

Kuliah tamu dibuka dengan sambutan dari Sekretaris Departemen Komunikasi FISIP Unair,  Dr. Liestianingsih Dwi. Selanjutnya, Agustinus Eko Raharjo atau yang lebih akrab disapa Jojo membuka kuliah tamu dengan menjelaskan jobdesknya sebagai PR pemerintah.

Tidak hanya memegang akun media sosial kepresidenan, Jojo juga perlu menjalin hubungan dengan para PR kementerian. Setelahnya, Jojo menjelaskan bagaimana PR pemerintah merespon dan menangani berita-berita hoax yang berkembang di Indonesia.

Salah satunya, Jojo menjelaskan bagaimana PR pemerintah menghadapi isu kalau vaksin MR haram. Dalam menghadapi sebuah isu, PR pemerintah memiliki strategi dengan menghadirkan public figure yang sesuai dengan bidang isu tersebut untuk memberikan klarifikasi kepada masyarakat.

"Pada konteks vaksin MR, maka PR pemerintah mengajak ahli agama yang dapat memberikan penjelasan bahwa vaksin MR ini tidak menyalahi agama dan justru membawa dampak positif bagi kesehatan," ujar Jojo

Secara keseluruhan, kuliah tamu berjalan secara interaktif dengan adanya sesi sharing dari pandangan mahasiswa sendiri mengenai kinerja PR pemerintah dalam menangani sebuah isu hoax. Di akhir penjelasannya, Jojo memberikan saran kepada mahasiswa untuk saring dulu sebelum sharing di post truth era dewasa ini.

"yang paling menarik adalah ketika teman-teman semua sudah mulai ada kesadaran penuh bahwa setiap informasi harus di cari dulu kebenarannya dan di filter sehingga hoax akan lebih mudah dihentikan," ungkapnya.

Jojo menegaskan tentunya PR pemerintah memiliki kewajiban untuk menunjukan kerja nyata pemerintahan serta menyampaikan hal-hal positif dari Indonesia. Akhirnya, kuliah tamu ditutup dengan ppenyerahan cinderamata dari Departemen Komunikasi Unair kepada Jojo.

 

Sumber: http://beritajatim.com/pendidikan_kesehatan/339521/agustinus_raharjo_isi_kuliah_tamu_di_fisip_unair.html 

Tags :