Alumni FK UNAIR Bagikan Pengalaman Jadi Ahli Bedah Hati dan Pankreas di Amerika Serikat Wednesday, 25 January 2023 01:10

UNAIR NEWS – Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Airlangga dikenal sebagai salah satu fakultas kedokteran terbaik di Indonesia. Sejak berdiri pada tahun 1913 sebagai Nederlandsch-Indische Artsen School (NIAS), fakultas ini telah banyak melahirkan dokter-dokter profesional yang kiprahnya diakui di dunia medis tanah air.

Tidak hanya berkarier di dalam negeri, terdapat pula beberapa alumni FK UNAIR yang memilih untuk menjalani karier profesional kedokteran di luar negeri. Salah satunya adalah Iswanto Sucandy MD FACS, alumni FK UNAIR angkatan 1997. Saat ini, ia merupakan dokter spesialis Hepatopancreatobiliary Surgery yang berpraktik di AdventHealth Medical Group General Surgery, Tampa, Florida, Amerika Serikat.
Perjalanan Karier di AS

Kariernya di Amerika Serikat dimulai pada tahun 2007 ketika ia mendaftar untuk posisi dokter residen. “Saya mikirnya waktu itu pengen belajar ke luar negeri untuk nambah ilmu terus akhirnya ke situ. Waktu itu kan, ada teman juga dari UNAIR dia bilang sama saya ‘Mungkin kamu harus coba eksplor untuk residensi di Amerika,’” tuturnya pada gelaran Dokter UNAIR TV Kisah Perjuangan Dokter Lulusan FK UNAIR, Menjadi Ahli Bedah Hati & Pankreas di Amerika Serikat, Senin (23/1/2023).

Untuk melakukan praktik residensi di Amerika Serikat, lanjut dr Iswanto, ia harus mengikuti ujian profesi yang saat ini dinamakan United State Medical Licencing Examination (USMLE). Ujian itu wajib diikuti baik oleh orang Amerika Serikat maupun orang asing yang ingin melakukan praktik kedokteran di AS. Setelah dinyatakan lulus, ia menghabiskan 7 tahun praktik residensi general surgery (bedah umum), salah satunya di General-Abington Memorial Hospital, Philadelphia.

Selesai menjalani praktik residensi di bedah umum, ia mengambil program fellowship selama satu tahun untuk Gastrointestinal Minimally Invasive Surgery di Yale School of Medicine. Sempat ditawari sebagai dosen pengajar di University of Pittsburgh Medical Center-Health System, namun ia memutuskan untuk berkarier di Tampa, Florida.

Peluang Karier Dokter di Amerika Serikat

Pada gelaran itu, dr Iswanto juga memaparkan beberapa peluang yang ia peroleh sebagai dokter profesional di Amerika Serikat. Salah satunya komitmen pemerintah AS untuk membekali dokter-dokternya kemampuan untuk melayani pasien.

“Pemerintah itu ngasih uang ke rumah sakit pendidikan untuk men-training kita. Di US itu bagusnya (dokter residen, Red) dapat dana dari pemerintah dan kita digaji juga,” terang dr Iswanto.
Tidak hanya itu, pemerintah AS juga membuka praktik residensi tidak hanya di rumah sakit pendidikan, namun juga di rumah sakit non-pendidikan.

“Di US, pada awalnya intern itu cuma di universitas. Tapi, akhirnya US itu sadar perlu lebih banyak spesialis. Lalu, dibukalah program residensi di tempat yang non-universitas dengan standar yang sama,” tutur dr Iswanto.

Tips Meniti Karier Kedokteran di AS

Untuk menjadi dokter profesional di luar negeri, dr Iswanto menegaskan bahwa niat kuat menjadi kunci utama keberhasilan. Pasalnya, banyak dari mereka yang tidak mampu menyelesaikan program internship apalagi di bidang yang kompetitif.

Selain itu, persiapan untuk ujian USMLE juga diperlukan agar familiar dengan sistem ujian tersebut. “Di US kan, ada ujian dan itu harus bikin kita familiar dengan ujiannya. Yang jadi problem itu kalau kita ngambil dari luar kadang-kadang nggak lulus ujiannya karena mereka nggak familiar dengan ujiannya,” tutup dr Iswanto. (*)

Penulit: Agnes Ikandani

Editor: Binti Q. Masruroh

Sumber : unair.ac.id/alumni-fk-unair-bagikan-pengalaman-jadi-ahli-bedah-hati-dan-pankreas-di-amerika-serikat

Tags :