UNAIR NEWS – Direktorat Pengembangan Karir, Inkubasi Kewirausahaan, dan Alumni (DPKKA) Universitas Airlangga (UNAIR) kembali menggelar Webinar Airlangga Career & Internship Club (ACIC). Kegiatan ini terselenggara secara daring melalui Zoom Meeting pada Rabu (12/2/2025). Webinar bertajuk First Impression Matter: Personal Branding dan Public Speaking for Career Growth ini menghadirkan narasumber tunggal, yaitu Tiodora Nandan Kartika. Ia adalah seorang Talent Acquisition dan Branding Manager Karier.mu.
Pada kesempatan itu hadir pula Lina Nugraha Rani SE MSEI selaku Kasi Pengembangan Karir DPKKA UNAIR untuk memberi sambutan pembuka. Lina mengungkap bahwa kolaborasi DPKKA UNAIR dengan Karier.mu dan prakerja ini bertujuan untuk membekali mahasiswa serta alumni agar dapat mengembangkan karier. Terutama dalam membangun personal branding dan meningkatkan keterampilan public speaking.
Dosen program studi Ekonomi Islam itu mengatakan bahwa dengan personal branding serta public speaking yang baik, maka kemungkinan peningkatan karier akan semakin besar. “Ada kata-kata career growth, ini artinya Anda punya tangga karier. Anda bisa mencapai posisi yang lebih bagus dari tahun ke tahun dengan memperbaiki personal branding dan public speaking Anda,” tutur Lina.
Tips Personal Branding
Mengawali sesi materi, Tiodora Nandan Kartika menjelaskan tentang definisi personal branding. Nandan, sapaan akrabnya, mengatakan bahwa personal branding ialah proses membentuk, mengelola, dan mempromosikan citra diri agar dapat publik kenal dengan karakteristik tertentu.
Nandan menegaskan bahwa personal branding sangat penting bagi seorang individu. Dengan personal branding, individu dapat meningkatkan kredibilitas, membedakan diri dari kompetitor, membuka peluang karier dan networking, mengontrol citra diri, mempercepat perkembangan karier, serta meningkatkan kepercayaan diri.
Dalam membangun personal branding, terdapat beberapa tahapan yang perlu individu lakukan. Menurut Nandan ada empat tahapan membangun personal branding berdasarkan refleksi dan pengalamannya.
“Pertama dan paling penting adalah kenali diri dan temukan keunikan. Lalu yang selanjutnya adalah bangun dan optimalkan profil profesional. Lalu, bagikan wawasan dan keahlian teman-teman ke Linkedin, CV, atau Instagram. Yang terakhir adalah bangun jaringan atau networking,” jelas Nandan.
Mengasah Public Speaking
Personal branding erat kaitannya dengan keterampilan public speaking. Hal itu karena individu perlu mampu berkomunikasi dengan baik untuk membangun dan memperkuat citra dirinya. Nandan menyampaikan bahwa public speaking bukan hanya kemampuan berbicara di depan umum. Namun, juga menyampaikan ide dengan jelas, persuasif, dan meyakinkan.
Pada akhir, Nandan berpesan untuk mahasiswa agar terus percaya diri dalam membangun personal branding dan public speaking. “Kepercayaan diri dalam personal branding dan public speaking ini bisa dibangun melalui pemahaman diri, latihan terus menerus, persiapan yang matang, dan konsisten,” tutup Nandan.
Penulis: Selly Imeldha
Editor: Edwin Fatahuddin
Sumber : https://unair.ac.id/webinar-acic-dpkka-kupas-strategi-personal-branding-dan-public-speaking/