“Kesuksesan bukanlah tentang seberapa pintar atau berbakatnya dirimu, tetapi tentang seberapa keras kamu bekerja untuk dapat meraihnya.“
UNAIR NEWS – Adhryansah kini resmi menjadi salah satu wisudawan terbaik S3 pada momen Wisuda Universitas Airlangga (UNAIR) periode 245. Adri, sapaannya, berhasil lulus dengan IPK 3,82 dalam waktu tiga tahun dua bulan. Lulusan S3 Fakultas Hukum itu telah banyak malang melintang di dunia penegakan hukum, terutama pelanggaran hak asasi manusia (HAM) berat. Kiprahnya itu membuat Adri mendapat kepercayaan sebagai Kepala Kejaksaan Negeri di Kota Ambon.
Selain itu, pria asal Palembang ini juga berprofesi sebagai pengajar di sekolah hukum di Jakarta. Meskipun demikian, kesibukannya sebagai jaksa dan pengajar itu tidak menghalanginya untuk dapat menjadi seorang wisudawan terbaik. Sebelum menduduki jabatannya saat ini, Adri pernah menjabat sebagai Kepala Sub Direktorat Penyidikan HAM Berat pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus, Kejaksaan Agung Republik Indonesia. Adri mengaku, studinya di UNAIR ini sangat relevan dan mendukung profesinya.
“Program S3 yang saya tempuh mendukung profesi saya sebagai jaksa, karena pemilihan judul dan tema disertasi itu disesuaikan dengan tugas dan fungsi saya dalam jabatan sebelumnya,” terangnya. Hasil disertasi ini mempunyai kontribusi dalam mendukung tugasnya dalam penegakan hukum untuk tindak pidana di bidang pelanggaran HAM berat.
Selain disertasi, Adri juga menerbitkan beberapa riset dan jurnal hukum. Salah satunya, Human Rights Violation and Corporate Criminal Liability: an Analysis of the New Indonesian Criminal Law pada jurnal Sriwijaya Law Review.
Dukungan Orang Tua
Adri mengaku, dukungan, doa, dan motivasi dari keluarga adalah hal yang sangat bermakna. Terutama ketika ia menjalani masa studi sembari berkarir. Ia menceritakan, momen pengalaman yang paling berkesan selama masa studinya adalah pada saat ujian terbuka, di mana orang tua, saudara, rekan sejawat hadir mendampingi dan menyaksikan saat ujian. “Hal ini menjadi motivasi tersendiri untuk dapat menampilkan kemampuan yang sebaik mungkin,” ungkapnya.
Terakhir, Adri juga berpesan kepada seluruh mahasiswa UNAIR untuk selalu bersungguh-sunggh, berdoa kepada Allah SWT, dan mohon restu dari orang tua. Prinsip hidup yang menjadi pedoman dalam menempuh pendidikan dan karir yaitu orang sukses tidak menganggap enteng hal-hal kecil, baik yang baik maupun yang buruk.
Penulis: Febriana Putri Nur Aziizah
Editor: Yulia Rohmawati
Sumber : https://unair.ac.id/dalami-ilmu-hukum-untuk-tindak-pidana-ham-berat/