UNAIR NEWS – Himpunan Mahasiswa Ekonomi Islam UNAIR menggelar webinar Sharing Alumni. Webinar tersebut digelar pada Sabtu (19/7/25) secara daring melalui Zoom Meeting. Menghadirkan Maulana Farizil Qudsi, seorang Marketing Manager Puri Jaya Pasar Kemis, PT Jaya Real Property, Tbk. Alumni angkatan pertama Ekonomi Islam UNAIR itu mengupas pengalamannya saat melakukan switch career.
Pengalaman Berharga
Dalam awal materinya Maulana menyampaikan kutipan dari steve job yakni ‘You can’t connect the dots looking forward, you can only connect them looking backward’. Kutipan itu merupakan pegangan Maulana dan membantunya untuk melihat titik-titik karirnya.
Saat melihat titik itu ia melihat bahwa ia telah melakukan switch career yang semula menjadi jurnalis hingga bekerja di perusahaan developer. Perubahan itu membawa tantangan bagi Maulana, namun pengalamannya sebagai seorang jurnalis ternyata membantunya saat menjadi marketing manager.
Menurut Maulana, pengalaman jurnalisnya itu membantu maulana berpikir kreatif sebagai seorang marketing manager. “Saya di perusahaan properti bekerja menjadi marketing manager. Pengalaman saya sebagai jurnalis ternyata memberikan softskill yang sangat terpakai untuk memberikan ide menarik terhadap tim,” ungkapnya.
Tekad Kuat
Selain pengalaman yang bisa menunjang karir, tekad yang kuat juga perlu untuk meraih karir yang diinginkan. Berbicara tentang tekad, Maulana juga menyoroti tentang maraknya kata-kata Gen-Z yang bermental strawberry. Mental strawberry berarti mudah rapuh ketika diberi tekanan layaknya buah strawberry.
Maulana menjelaskan bahwa sebenarnya mental strawberry dapat teratasi dengan melihat seberapa jauh langkah yang sudah ditempuh untuk meraih karir. Menurutnya, perjalanan panjang tersebut dapat memotivasi seseorang untuk tidak mudah menyerah.
Namun, terkadang memang ada kondisi tidak ideal yang akan dilewati banyak orang saat bekerja. Kondisi tersebut bisa berbentuk karir yang tidak berjenjang, lingkungan yang tidak nyaman dan sebagainya. Hal tersebut berujung pada pengambilan sebuah keputusan, apakah harus lanjut atau bersabar.
“Jika lingkungan sudah tidak baik dan ada peluang yang lebih baik maka bisa mengambil peluang baru tersebut. Namun jika sekiranya kondisi bisa diperbaiki maka sabar adalah kuncinya,” ucapnya.
Selain Gen-Z bermental strawberry, ada juga istilah Gen-Z fomo yang Maulana soroti. Menurutnya fomo itu bisa terjadi ketika tidak mengerti arah hidup yang ditempuh. Ia melanjutkan bahwa sebenarnya fomo dapat menjadi dorongan untuk tidak takut mencoba, akan tetapi perlu mengerti batasannya.
Penulis: Rizma Elyza
Editor: Yulia Rohmawati
Sumber : https://unair.ac.id/alumni-unair-kupas-peluang-dan-tantangan-dalam-switch-career/