Alumni UNAIR Promosikan Ekonomi Kreatif dan Budaya Jawa Timur di Connect Live Jepang

29 Sep 2025

UNAIR NEWS – Alumni Universitas Airlangga (UNAIR), Ahadin Syarifudin Fahmi Adimara kembali mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Seorang kreator konten digital sekaligus Wakil Ketua Pelaksana Komite Ekonomi Kreatif Kabupaten Sidoarjo ini memperkenalkan budaya dan potensi Jawa Timur kepada komunitas internasional. Sebelumnya, ia terpilih menjadi salah satu dari segelintir Google Local Guides di seluruh dunia yang mendapatkan undangan secara resmi dari Google untuk menghadiri Connect Live 2025 di Tokyo, Jepang.

Acara yang berlangsung di kantor Google Shibuya itu menjadi bagian dari perayaan 10 program Google Local Guides dan sembilan tahun Connect Live. Connect Live merupakan ajang tahunan untuk mempertemukan para Local Guides dari berbagai negara, mempererat koneksi lintas budaya, dan memperkenalkan daerah asal masing-masing.

 

Pengalaman di Connect Live

Selama acara Connect Live 2025 berlangsung, Fahmi bertemu dengan sesama Local Guides dari berbagai negara. Selain itu, Fahmi berkesempatan untuk berdialog langsung dengan para Googler, sebutan untuk karyawan Google yang membagikan visi tentang masa depan dunia digital. Khususnya pengembangan Google Maps.

Fahmi juga membawa karya kolaborasi dengan Intellectual Property (IP) lokal asal Surabaya, yaitu Robot Cimot. Ia mengusulkan agar Robot Cimot menggunakan busana khas dari berbagai daerah di Jawa Timur. Seperti Banyuwangi, Surabaya, Ponorogo, Madura, dan Sidoarjo. Fami membagikan langsung hasil kolaborasi ini kepada para Googler yang menjadi manajer komunitas Google Local Guides.

Bagi Fahmi, undangan ke Connect Live 2025 merupakan suatu kesempatan yang luar biasa sekaligus memotivasi dirinya untuk terus mempromosikan potensi daerah Jawa Timur. Khususnya Surabaya dan Sidoarjo. “Dari kontribusi di Google Maps, ternyata kita bisa membantu banyak orang. Memperluas jangkauan pelaku usaha lokal, mendukung ekonomi kreatif lokal serta memperkenalkan destinasi yang belum banyak dikenal. Saya ingin Sidoarjo, Surabaya, dan Jawa Timur semakin terkenal di dunia,” ujar Alumnus S2 K3 Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) itu.

 

Konsistensi untuk Berpromosi

Google mengundang Fahmi ke Connect Live 2025 bukan tanpa alasan. Ia sudah aktif menjadi Local Guide selama kurang lebih 10 tahun. Ia lebih banyak berkontribusi melalui ulasan dan foto hidden gems di Jawa Timur, terutama Sidoarjo dan Surabaya, melalui Google Maps.

Melalui Google Maps, Fahmi membantu masyarakat dan pelaku usaha lokal agar lebih mudah ditemukan. Selain itu, ia juga menginisiasi dan membesarkan sejumlah komunitas Local Guides di Indonesia. Seperti Sidoarjo Local Guides dan Surabaya Local Guides.

Sebelumnya, Google pernah mengundang Fahmi ke acara yang serupa, yaitu Google Local Guides Summit 2017 di San Francisco, Amerika Serikat. Dengan kata lain, Google telah mengundang Fahmi ke acara serupa sebanyak dua kali.

Selain itu, Fahmi juga menyelenggarakan Meet up Nusantara 4 Surabaya, sebuah acara meet up Local Guides yang berhasil mempertemukan 150 peserta dan 50 panitia. Dari seluruh Indonesia, Singapura, dan Australia pada Jumat (18/7/2025) sampai Minggu (20/7/2025). Acara meet up itu mencatat sejarah sebagai meet up Local Guides paling lama durasinya dan dengan jumlah peserta terbanyak di skala global. Selama tiga hari, peserta diajak menjelajahi budaya, kuliner, dan destinasi wisata Surabaya serta Jawa Timur. Termasuk mengenal sejarah, seni, dan kekayaan kuliner khas daerah.

 

Penulis: Ahza Riga Falimbani

Editor: Yulia Rohmawati

Sumber : https://unair.ac.id/alumni-unair-promosikan-ekonomi-kreatif-dan-budaya-jawa-timur-di-connect-live-jepang/

Copyright © Universitas Airlangga