Tatik Suryani

Terapkan Partisipatif Leadership Selama Menjadi Pemimpin

Prof. Dr.Dra.Tatik Suryani, MM., Psikolog atau yang akrab disapa Prof.Tatik menempuh studi Sarjana Psikologi di Universitas Airlangga (UNAIR) dan lulus pada tahun 1990. Saat itu program studi sarjana Psikologi masih bergabung di dalam Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP). Tujuh tahun kemudian (1997), Prof. Tatik resmi mendapatkan gelar M.M karena telah menyelesaikan studi Magister Manajemen (Pemasaran) UNAIR. Puncaknya pada tahun 2002, Prof.Tatik berhasil menyelesaikan studi Doktor di bidang  Manajemen (Pemasaran) UNAIR. 

Selama kuliah, Prof.Tatik cukup aktif dalam kegiatan jurnalistik, kerohanian islam, dan paduan suara. Selain itu, menurutnya bergaul dengan teman lintas program juga merupakan hal yang berkesan selama kuliah, karena dengan bergaul teman-teman yang keilmuannya berbeda membuatnya lebih bisa memahami cara pandang orang yang berbeda latar belakangnya.

“Ketika kuliah di Magister Manajemen, alumni juga memiliki ikatan yang kuat. Banyak dari kami yang berjejaring saling mendukung satu sama lain, sehingga baik secara personal maupun institusional berbagi manfaat” terangnya.

Dari Konselor Hingga Guru Besar 

Selepas mendapatkan gelar Dra.Psi, Prof.Tatik berkesempatan untuk menjadi konselor di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Perbanas. Dua tahun berkarir sebagai part timer karena nyambi di kantor konsultan, Prof. Tatik kemudian diangkat menjadi pegawai tetap (dosen) STIE Perbanas. 

“Saat itu saya berperan untuk membantu Wakil Ketua Bidang Kemahasiswaan untuk membina bakat pengembangan mahasiswa maupun memberikan layanan psikologi (layanan konseling, tes psikologi, pengembangan potensi diri dan terapi kelompok),” jelas Prof.Tatik.

Secara fungsional, Prof.Tatik mengawali karir sebagai asisten ahli madya di tahun 1994 hingga akhirnya menjadi guru besar pada tahun 2007. Setidaknya dibutuhkan waktu tiga belas tahun hingga dirinya bisa meraih jabatan fungsional tertinggi dalam karirnya sebagai dosen. 

Terapkan Partisipatif Leadership

Secara struktural, Prof. Tatik mendapat kepercayaan untuk menjadi sekretaris jurusan manajemen pada tahun 1998. Puncaknya Prof. Tatik dipercaya untuk menjadi Ketua atau Rektor STIE Perbanas Surabaya mulai tahun 2006 -2014. Kini, beliau dipercaya untuk menjadi Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis.

Dalam kepemimpinannya, Prof.Tatik menerapkan gaya kepemimpinan participative leadership. Yaitu gaya kepemimpinan dengan melibatkan anggotanya dalam pengambilan keputusan sesuai porsi masing-masing. Harapannya semua anggota memiliki komitmen dan merasa menjadi bagian dari organisasi, memiliki keyakinan bahwa maju tidaknya organisasi bergantung pada keterlibatan mereka untuk berkontribusi.

“Seorang pemimpin yang baik harus memberikan contoh, menjadi role model. Menurut saya kunci dalam kepemimpinan adalah memberikan banyak contoh sebisa kita,” terangnya. Kita tidak bisa mendisiplinkan orang lain, jika kita sendiri tidak disiplin.  Jadi  berusaha untuk “walk the talk”.

Selain itu, pemimpin juga harus dapat melihat kemampuan untuk melihat potensi yang dimiliki anggota. Menurutnya tidak semua orang memiliki willingness dan ability yang sama. Tugas pemimpin adalah mendorong   willingness, mengoptimal  semua ability anggotanya dan memberi kesempatan agar semua kemampuannya teraktualisasikan agar semua menjadi “bintang” sesuai dengan potensi masing-masing.

Sebagai upaya untuk memajukan institusi, Prof. Tatik turut aktif berperan pada kegiatan nasional maupun internasional. Agar STIE Perbanas dapat go international, Prof. Tatik memutuskan untuk bergabung di Southeast Asian Association  for Institutional Research (SEAAIR). Beliau juga sempat menempati posisi sebagai wakil presiden organisasi tersebut. Sekarang Prof Tatik  aktif di organisasi  Asian Association for interdisciplinary Research, sejak 2015 sebagai President.

Peran Ilmu Psikologi Dalam Berkarir

Selama berkarir dan menjadi seorang pemimpin, Prof.Tatik ilmunya selama kuliah sangat bermanfaat. Secara pribadi, Prof.Tatik merasa bahwa ilmu yang dia dapat selama kuliah di Psikologi banyak membentuk karakter dirinya. Para dosen memiliki idealism yang luar biasa, memiliki keterdekatan yang sangat kuat dengan mahasiswa. 

Ilmu psikologi juga membantu Prof.Tatik dalam mengelola sumber daya manusia di instusinya. Prof.Tatik harus bisa mengelola seluruh civitas akademika STIE Perbanas baik yang senior maupun junior. Terlebih ketika institusi sedang bertransformasi, sehingga diperlukan usaha dan pendekatan yang lebih baik untuk menggerakkan semua orang agar berjalan sesuai dengan peran dan fungsi masing-masing, sesuai dengan kebutuhan institusi.

Pesan dan Harapan untuk Universitas Airlangga

Selama menjalani hidup, Prof. Tatik memiliki prinsip untuk terus melakukan upaya yang terbaik. Akan ada rasa penyesalan yang muncul ketika bekerja dengan upaya yang kurang. 

“Saya yakin bahwa ketika kita bersungguh-sungguh dan dengan doa yang sungguh-sungguh maka Allah akan selalu bersama dan akan selalu menolong dalam setiap kesulitan,” jelasnya.

Kepada para alumni UNAIR, Prof. Tatik berpesan agar dapat turut berkontribusi membesarkan nama almamater. Ini bisa  dimulai dari hal kecil, dari yang dapat dilakukan oleh diri sendiri. Jika diperlukan, dapat juga bersinergi antar alumni sehingga dapat bersama-sama membesarkan nama universitas. Dengan membesarkan nama universitas melalui karya dan prestasi, artinya alumni juga telah berkontribusi untuk memajukan Indonesia.

Riwayat Pekerjaan

  • Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis

    Universitas Hayam Wuruk Perbanas

    2021 - now

  • Ketua Program Studi Manajemen

    Universitas Hayam Wuruk Perbanas

    2015 - 2021

  • Ketua

    STIE Perbanas Surabaya

    2006 - 2014

  • Pembantu Ketua Bidang

    2002 - 2005

  • Anggota Presidium Ketua

    2001 - 2002

  • Sekretaris

    Jurusan Manajemen

    1998 - 2002

Riwayat Pendidikan

  • S1 Psikologi

    Universitas Airlangga

    1984 - 1990

  • S2 Manajemen (Pemasaran)

    Universitas Airlangga

    1997

  • S3 Manajemen (Pemasaran)

    Universitas Airlangga

    2002

Alumni Berprestasi

Copyright © Universitas Airlangga