RETNO PALUPI

Mengukir Karir dengan Mencintai Pekerjaan

Tidak Ada Kata Terlambat untuk Belajar Hal Baru

Kesuksesan merupakan suatu hal yang subjektif dalam diri manusia. Namun, sejatinya kesuksesan yang haqiqi ialah  dapat memberikan kontribusi sesuai dengan bidang yang ditekuni. Kurang lebih seperti itulah prinsip yang  dipegang oleh Retno Palupi. Usaha yang dibarengi dengan konsisten dan ketekunan kerja selama bertahun-tahun sukses mengantarkannya menduduki kursi Business Development Manager di PT Jawa Pos. Alumni Fakultas Ilmu Budaya itu merupakan salah satu cerminan dari lulusan Universitas Airlangga (UNAIR) yang mampu profesional di dalam dunia kerja.

Kiprah di Jawa Pos

Retno memulai karirnya di jawa pos sejak 2010. Saat itu dirinya baru melaksanakan  sidang skripsi dan  belum melakukan wisuda. Ia diterima untuk menempati posisi call centre di salah satu perusahaan koran terbesar di Indonesia itu. Awalnya Retno sempat ragu, sebab gaji dan penempatan yang tidak sesuai dengan posisi saat Ia melamar. Namun, karena sikapnya yang penasaran dan ingin belajar maka dengan senang hati Retno menyetujui tawaran tersebut. Satu tahun berproses pada posisi call centre membuatnya semakin paham akan model bisnis yang dilakukan oleh perusahaan. 

Retno semakin mencintai pekerjaan hingga mampu menghasilkan output dengan baik. Atas prestasinya tersebut pihak manajemen resmi mengangkatnya menjadi karyawan kontrak. Selain naik status kepegawaiannya, Retno juga mendapat tawaran untuk ditempatkan di posisi lain, yakni admin dan marketing. Atas beberapa masukan dari orang terdekat, maka Retno memilih posisi Admin. 

Rupanya Retno yang selama ini terbisa aktif menjalin komunikasi dengan orang lain, merasa tidak cocok ketika dihadapkan dengan pekerjaan yang monoton dan minim interaksi sehingga dirinya mengajukan kepada manajemen untuk di rolling pada posisi lain. Permintaannya dikabulkan. Wanita kelahiran 15 Oktober 1988 itu diberi tantangan untuk menempati posisi marketing seperti yang sebelumnya pernah ditawarkan. 

“Aku ditempatkan di Iklan baris. Iklan baris itu seperti berita kehilangan, iklan jual mobil, rumah dan model seperti itu,” ucap Retno.

Menurutnya hal tersebut merupakan tantangan besar untuknya. Sebab, Ia mengungkapkan bahwa profit perusahaan dari hasil iklan baris sedang mengalami penurunan. Namun, alumni prodi sastra inggris UNAIR itu pun tidak berhenti berusaha. Retno terus belajar hal baru terlebih dalam dunia marketing yang sebelumnya belum pernah Ia dapatkan dalam perkuliahan. 

Inovasi pertamanya adalah membuat pameran mobil untuk menarik pangsa pasar showroom mobil bekas. Usahanya tersebut berbuah manis hingga membuat atasannya merasa senang dan mendukungnya untuk membuat inovasi lain. Ia kembali mencetuskan ide untuk membuat festival makanan. Festival kali ini adalah untuk menarik pengiklan dari pedagang kecil. Usahanya tersebut kembali berhasil dan sangat menguntungkan perusahaan. Retno merasa dirinya sudah mendapatkan cara sukses, hingga berbagai inovasi terus dikembangkannya dengan cara serupa seperti halnya membuat festival pasar jongkok dan lain sebagainya. 

“Bebanku saat itu adalah membawa nama besar Jawa Pos, jadi aku enggak boleh gagal,” cetus Retno. 

Dipercaya oleh Pimpinan

Berbagai prestasi kerja yang diraih membuatnya mendapatkan kepercayaan dari pimpinan. Seringkali Retno mewakilkan atasannya dalam kesempatan bisnis seperti halnya presentasi di depan klien. Hal itu membuatnya kembali mendapat tantangan untuk menangani iklan dengan kasta yang lebih tinggi. Dengan pengalaman yang dimiliki, Retno menerapkan cara yang sama seperti yang telah Ia pelajari sebelumnya. 

Berbagai event berskala besar Ia gelar sebagai bagian strategi marketing, seperti halnya Jawapos Culinary award yang mendapat sponsor hingga 4 Milyar rupiah. Retno juga event lainnya yang mentarget pangsa pasar pendidikan mulai dari tingkatan playgroup hingga perguruan tinggi. Tantangan yang ada membuatnya terus belajar terhadap semua hal mulai dari industri properti, kuliner, pendidikan, otomotif, hingga digital Advertising dan marketing. 

 “Thanks God nya jawa pos selalu kasih aku ruang, selalu kasih aku kepercayaan untuk tumbuh dan belajar terhadap hal-hal baru” ujar Retno.

Retno menggap bahwa selama ini pekerjaan yang diberikan kepadanya bukanlah part yang sudah matang. Diperlukan berbagai inovasikan untuk merubahnya menjadi suatu hal yang luar biasa. Oleh Karenanya saat Ia dipercaya untuk memimpin tim, Retno selalu memotivasi bawahannya untuk selalu bisa mencintai pekerjaan. Begitupun ketika menghadapi berbagai halangan. Baginya segala tantangan adalah sebuah nikmat yang harus selalu disyukuri. 

“Apapun tantangannya harus dicoba. Selama itu tidak ada kekerasan dan ketidak masuk akalan, hal itu masih bisa di toleransi,” pungkas Retno.

Riwayat Pekerjaan

  • Student Service for The Community

    2009

  • Leasing Officer

    PT Sinarmas ITC Mega Grosir 2010

    2010 - now

  • Assistant Manager

    Jawa Pos Advertising Department 2008 - sekarang

    2008

  • Guru Private Bahasa Inggris

    2009 - now

Riwayat Pendidikan

  • S1 Sastra Inggris

    Universitas Airlangga

    2006 - 2010

Alumni Berprestasi

Copyright © Universitas Airlangga