Sempat Dijauhi Teman Seangkatan, Kini Berhasil Keliling Asia
“Kerja keras dan selalu rendah hati”
Masa depan bisa berubah kapan saja, ada hal yang bisa kita tentukan, ada pula hal diluar kuasa kita sebagai manusia. Lutfi Davit Ardiansyah menjadi ksatria airlangga berkat nasihat dari almarhum kakeknya. Berasal dari Mojokerto, kini Davit telah mengunjungi 6 negara Asia sebagai privilege menjadi bagian dari tim Asia GE VERNOVA, perusahaan yang bergerak di bidang bahan bakar dan teknologi.
Bagi Davit, kedisiplinan merupakan hal yang utama dalam pekerjaan. Sebab bidang pekerjaannya melibatkan keselamatan nyawa pekerja. Meskipun dulunya Davit mengaku merupakan mahasiswa ‘nakal’.
Perjalanan Kuliah
Berbekal nasehat almarhum kakek untuk mendaftar Universitas Airlangga, Davit memilih Diploma 3 Kesehatan Keselamatan Kerja yang dulu masih di bawah naungan Fakultas Kesehatan Masyarakat. Masuk pada tahun 2008 dan lulus pada 2011 dengan nilai cukup memuaskan. Davit bercerita banyak pengalaman menarik semasa kuliah dulu.
Mulai dari menjadi ketua pelaksana kompetisi futsal, menjadi staf himpunan mahasiswa, dan pengalaman yang paling berkesan adalah ketika kunjungan perusahaan. Ia juga mengaku sering bolos perkuliahan.
“Jujur saja saya bukan mahasiswa yang istilahnya selalu kuliah, sering bolos kalau dulu,” ujarnya.
Kenakalan itulah yang membuat dirinya dijauhi teman seangkatan. Di tengah-tengah kenakalan Davit, ada satu dosen yang berjasa baginya. Almarhum Dr Siswanto berusaha menyelesaikan permasalahan dengan mengundang Davit dan temannya ke rumah untuk dibimbing dan dibenahi.
“Kita hampir tiap hari itu diundang ke rumahnya, diajarin macam-macam lah ya termasuk saya dapat teknikal banyak mengenai K3 dari beliau, dan bahasa Inggris,” ungkapnya.
Kedisiplinan dan Profesional
Bergelut di bidang keamanan kerja, Davit sangat ketat akan profesionalisme dan disiplin. Pada pekerjaan pertamanya sebagai health, safety and environment officer di PT. SIEMENS INDONESIA, ia berhasil mencapai 28000 jam tanpa kecelakaan kerja.
Setelah 10 tahun bekerja di lingkungan Indonesia, sejak April 2021 Davit mulai menjadi bagian dari tim Asia di GE VERNOVA. 6 Negara Asia telah ia kunjungi untuk bekerja. Yakni Malaysia, Singapura, Thailand, Taiwan, Korea Selatan, dan India.
“India pertama kali ke luar negeri, Korea Selatan, Singapura, Malaysia, Taiwan, Thailand, ya baru 6 nggak tahu nanti kedepannya seperti apa mungkin bisa tambah lagi tinggal tunggu tugas,” ungkapnya.
Pesan pada Ksatria Airlangga
Ia berpesan bagi mahasiswa yang ingin bergelut di bidang K3 harus memiliki kedisiplinan dan profesionalisme. Karena orang luar negeri tidak menyukai orang yang tidak disiplin. Ia juga pernah bercerita bahwa adik tingkatnya tidak kuat mental, tidak profesional, dan tidak disiplin. Maka dari itu, Davit memberi pesan tajam bagi mahasiswa yang ingin mengikuti di bidang yang sama.
“Se-preman apapun kamu di kampus, jangan bawa itu tempat kerja. Kalau kita kerja ya kita harus profesional kita harus ikuti aturan jangan seenaknya sendiri,” pungkasnya.