Anna Slamet Setiyowati

Kisah Menarik dalam Karier Gemilang Seorang HR Director

“Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku (Filipi 4:13)”

Kejadian Ajaib, Penuh Kenangan

Pengalaman yang berkesan merupakan peristiwa yang senantiasa melekat dalam ingatan. Seperti halnya yang dialami Anna Slamet Setiyowati, alumnus Psikologi Universitas Airlangga (UNAIR) yang pernah menjabat sebagai Corporate Human Resource Management Division Head (Director) di PT Aneka Spring Telekomindo.

Saat kelas 5 SD, sebuah peristiwa ajaib terjadi pada Anna. Dalam perjalanan menggunakan kendaraan umum bersama adik dan kakaknya, mereka mengalami kecelakaan tragis di daerah Krian, Jawa Timur. Pada kejadian tersebut, terdapat dua penumpang meninggal dunia, dan Anna yang duduk di tengah ikut terpental. Ajaibnya, ia selamat meski seharusnya bisa saja bernasib sama. Sejak kejadian itu, nama “Slamet” pun disematkan di tengah nama Anna, sebagai pengingat atas mukjizat hidup yang ia dapatkan.

Cinta Adalah Keluarga dan Psikologi

Hingga kini, Anna banyak mendapatkan kekuatan dari kedua orang tuanya yang menjadi motivator terbesar dalam hidup. Sang ibu, kerap menanamkan nilai-nilai kejujuran dan integritas kepada kelima anaknya. Demikian sang ayah juga memberikan pengaruh besar, senantiasa menanamkan nilai-nilai Jawa yang baik dalam menjalani kehidupan. Di rumah, kerukunan dan saling menyayangi menjadi fondasi utama bagi keluarga Anna. 

"Kami selalu hidup rukun dan sangat akrab," kenang Anna. 

Saat duduk di bangku SMA, ketertarikan Anna akan psikologi mulai tumbuh. Kala itu, ia menganggap ilmu psikologi sebagai sesuatu yang “keren” dan sangat berharga. Mimpi untuk belajar psikologi di UNAIR semakin kuat, terlebih setelah sering mendengarkan siaran radio Suara Surabaya yang membahas tentang kampus unggulan di Timur Jawa Dwipa tersebut. 

Psikologi bagi Anna adalah ilmu yang mempelajari manusia, yang menurutnya sangatlah unik. Dengan tekad yang bulat, ia putuskan memilih konsentrasi psikologi industri dan organisasi di UNAIR, karena keinginannya untuk segera bekerja setelah lulus kuliah.

Sales Hingga Jadi HR Director

Setelah menyelesaikan pendidikan di UNAIR, Anna memulai kariernya di bidang komputer sebagai Sales, berkat kemampuan berkomunikasinya yang baik. Kemampuan komunikasi yang ia miliki berhasil membuka peluang-peluang baru dalam perjalanan kariernya.

Meski sempat berhenti bekerja untuk fokus menyelesaikan skripsi, Anna tidak lantas kehilangan momentum. Ia segera melanjutkan kariernya sebagai sekretaris direksi di PT Kuda Perkasa Utama, Surabaya. Pengalamannya sebagai sekretaris ini menjadi batu loncatan yang penting, membuka jalannya menuju dunia Human Resource Development (HRD).

Karier wanita asli Surabaya tersebut dalam HRD dimulai ketika bekerja di Jaya Ancol, Jaya Group. Di sana, Anna mulai mengembangkan keterampilannya dalam mengelola sumber daya manusia. Dengan dedikasi dan kerja keras, Anna terus mendaki tangga karier hingga akhirnya mendapat kepercayaan untuk menjabat sebagai HR Director di perusahaan besar, sekaligus bertanggung jawab untuk tujuh perusahaan di bawah naungan holding company ASTEL.

Bagi Anna, menjadi HR Director terdapat tantangan tersendiri. Komunikasi yang baik dengan semua level manajemen dan karyawan adalah kunci utama dalam keberlangsungannya.

"Kesulitannya adalah bagaimana aku bisa mengayomi, menjembatani, dan menjaga komunikasi yang sehat antara berbagai pihak," ungkapnya. 

Untuk UNAIR dan Mahasiswanya

Sebagai bagian dari alumni UNAIR, Anna merasa sangat bangga dengan perkembangan almamaternya yang terus menunjukkan peningkatan signifikan. Ia mengamati bahwa UNAIR semakin unggul di kancah nasional maupun internasional. Bagi Anna, hal ini adalah bukti nyata bahwa kampus unggulan di Timur Jawa Dwipa tersebut terus bergerak maju.

Selain itu, Anna memberikan pesan penting kepada para mahasiswa UNAIR agar tidak takut untuk keluar dari zona nyaman. Ia menekankan pentingnya memiliki keberanian dalam mengejar karier, tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di luar negeri. 

Sebagai penutup, Anna mengingatkan bahwa soft skills, terutama kepercayaan diri, memegang peranan yang sangat penting dalam dunia kerja. Menurutnya, kemampuan akademis saja tidak cukup untuk bersaing di dunia profesional yang kompetitif. 

"Aku yakin kalian pintar, tinggal tingkatkan kepercayaan diri dan kalian bisa bersaing di mana pun," tutupnya Anna.

Riwayat Pekerjaan

  • HRSS Head Indonesia (Deputy Director)

    Schneider Electric 2008 s/d 2012

    2008 - 2012

  • Senior General Manager HRD (Director HRD)

    PT Star Cosmos

    2012 - 2015

  • Corporate Human Resource Management Division Head (Director)

    ASTEL GROUP Aneka Spring Telekomindo

    2016 - 2023

  • Human Resources Director HR Consultant

    2023 - now

Riwayat Pendidikan

  • S1 Psikologi

    Universitas Airlangga

    1991

Alumni Berprestasi

Copyright © Universitas Airlangga