Edi Priyanto

Sering Meraih Prestasi di Tempat Kerja dan di Lingkungan Tempat Tinggal 

“Niat saya bekerja bukan untuk mencapai ambisi dalam mencapai posisi tertentu, namun selalu saya niatkan untuk memberikan manfaat bagi orang banyak, karena bekerja merupakan ibadah” 

Sosok Edi Priyanto atau yang biasa disapa Edi merupakan pria kelahiran Klaten, 23 Oktober 1976. Ia merupakan jebolan program ekstensi Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Airlangga (UNAIR) dengan Jurusan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada tahun 2002. 

Edi berhasil menyelesaikan studi dalam waktu dua tahun. Semasa berkuliah di UNAIR, Edi tidak sempat menyicipi iklim berorganisasi di kampus, karena ia mengambil kuliah malam. 

“Pengalaman berharga semasa kuliah, karena saya mengikuti program ekstensi dan kuliahnya sore hingga malam jadi rata-rata mahasiswanya banyak yang sudah bekerja. imbasnya dinamika perkuliahan lebih menarik,” ungkap bapak dua anak itu. 

Hal tersebut, lanjut Edi, secara tidak langsung malah membangun iklim diskusi dan tukar pengalaman pada sisi praktis dalam pekerjaan. Menariknya, ketika perkuliahan diskusi dari sisi teori dapat dibahas dengan sangat menarik, bagaimana implementasinya hingga permasalahan atau kendala yang sering terjadi di lapangan. 

“Selama berkarir saya selalu berayukur, ikhlas, dan menyukai tantangan. Saya bekerja dengan niat memberi manfaat untuk orang banyak,” terang Edi pada Minggu (2/8/2020). 

Selain berprestasi dalam pekerjaan, diketahui Edi menjabat sebagai ketua RT di daerahnya dan berhasil memperoleh beragam pengharagaan dari Kabupaten Sidoarjo. Terlepas dari posisinya sebagai direktur SDM, Edi merupakan sosok ketua RT yang pandai merangkul warganya. 

Ditempat tinggalnya, Edi berhasil membangun wilayah tinggalnya menjadi daerah inspiratif dan edukatif. Ia berhasil membawa lingkungannya menerapkan sistem keamanan mutakhir, mencegah banjir, mengurangi produksi sampah, membuat lingkungan bersih dan menarik. Hal tersebut ia lakukan bukan karen ia dipercayai sebagai Ketua RT, namun karena kecintaan dan rasa syukurnya terhadap karunia Allah. 

Berprestasi dalam Bekerja 

Selama bekerja di Pelindo III, Edi mulai merintis karir sebagai staf, baginya bekerja adalah bagian dari ibadah. Ia membiarkan karirnya mengalir seperti air, hal itu menjadikannya berhasil menjalani setiap fase berharga dalam setiap pekerjaan. 

“Saya berkarir dari posisi terbawah yaitu sebagai staf yang menangani tentang Keselamatan Kerja, meski saat itu belum ada organisasi khusus yang menangani. Pada lima tahun berikutnya saya dipercaya menduduki jabatan struktural terbawah sebagai sebagai Supervisor di Terminal Peti Kemas Semarang,” terang Edi.

Karena sangat menyukai tantangan, Edi diberikan tantangan pada unit baru dan tugasnya adalah memastikan sistem baru dapat dibangun dan diimplementasikan yang meliputi Sistem Manajemen Mutu, Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan kerja, Sistem Manajemen Pengamanan (ISPS Code) dan Sistem Manajemen Lingkungan.

Selang 5 tahun berikutnya ia dipindahkan menjadi Analis Sistem Manajemen Risiko dan Mutu dengan tugas melakukan set up Sistem Manajemen korporasi. Lalu selanjutnya ia diberikan promosi kembali dengan menduduki posisi sebagai Asisten Manajer Pemasaran di Pelabuhan Tanjung Perak. 

“Pada posisi tersebut saya diberikan tantangan baru dibidang pemasaran dan
berikutnya saya dipromosikan sebagai Vice President (VP) Corporate Communication yang menangani kegiatan komunikasi internal maupun eksternal perusahaan,” imbuhnya. 

Lima tahun setelahnya ia dipromosikan pada bagian Senior Vice President (SVP) Strategi dan Kesisteman SDM yang menangani tentang perencanaan SDM, selanjutnya sempat menduduki posisi sebagai Senior Vice President (SVP) Pelayanan SDM & HSSE. 

Saat ini, ia dipercayai memegang jabatan Senior Manajer Strategy dan Kesisteman SDM yang bertugas untuk melakukan kegiatan terkait strategi dan perencanaan SDM perusahaan. Dalam posisinya yang sekarang ia telah menorehkan prestasi berupa digitalisasi terhadap talent dan karir SDM korporasi melalui program GoLive Integrated Talent Management System dengan platform aplikasi PINTAR. 

“Saya menganggap bekerja merupakan bagian dari ibadah, sehingga setiap bekerja selalu membawa niat untuk memberikan manfaat buat orang lain dengan memberikan solusi terbaik,” ujar Edi. 

“Pengalaman yang berkesan dalam perjalanan karir adalah selalu diberikan tantangan pekerjaan oleh perusahaan pada bidang yang berbeda, itu yang menyebabkan banyak pengalaman dan pengetahuan baru,” pungkasnya. 

Berperan Aktif Menjaga Kebersihan dan Keamanan Lingkungan 

Edi menjabat sebagai ketua RT di lingkungan ia tinggal dan berhasil membuat daerahnya di kawasan RT 23, RW 07, Kelurahan Sekardangan, Kecamatan Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo sangat berbeda. Jalanan disana sangat bersih, asri, hijau, dan sejumlah rumah terdapat tong sampah, serta aneka tanaman hidroponik. 

Ternyata, kawasan yang masuk perumahan Pesona Sekar Gading, Sidoarjo, itu telah menerapkan zero waste atau bebas sampah. Diketahui, penerapan tersebut telah berlangsung selama tiga tahun, kampung tersebut mampu menekan produksi sampah rumah tangga dari 2 kg per hari menjadi 500 gram per hari. 

“Belum benar-benar bebas atau zero, karena belum bisa. Tapi kami bertujuan mengurangi sampah,” katanya. 

Dalam prosesnya, Edi bermula dengan tiga kader saja, namun hingga saat ini telah berhasil terbentuk 35 kader. Pembentukan kader tersebut ia maksudkan supaya tempat tinggalnya terbebas dari sampah dan dapat diolah dengan benar. Terbukti dari kerja kerasnya mengedukasi warga, sampah tersebut dapat menjadi produk pupuk kompos padat dan cair yang dapat dijual. 

“Di RT saya sudah tidak lagi menggunakan uang untuk pembayaran iuran rutin warga, namun dapat dilakukan dengan menyetorkan sampah terpilah seperti botol minuman, plastik, kertas dan kardus, dan lainnya,” jelas Edi Priyanto. 

Selain menerapkan sistem zero waste, Edi berhasil membuat sistem keamanan dengan memanfaatkan teknologi mutakhir. Pasalnya ia bersama warga memasang CCTV dan menghubungkannya dengan gawai setiap warga. 

“Sistem tersebut terkoneksi pada gawai setiap warga, jadi tidak perlu monitor, tapi bisa dari gawai melalui aplikasi SIKARA (sistem keamanan warga). Disana terdapat panic button untuk setiap kejadian seperti pencurian, meninggal, sakit, dan keadaan gawat darurat,” tegasnya.(*) 

Riwayat Pekerjaan

  • Direktur SDM

    2023 - now

  • Direktur SDM

    2021 - 2023

  • Direktur SDM

    PT Pelabuhan Indonesia III (Persero)

    2020 - 2021

Riwayat Pendidikan

  • S2

    Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Bank BPD

    2006

  • Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)

    Universitas Airlangga

    2000 - 2002

  • D3 Higiene Perusahaan, Kesehatan, dan Keselamatan Kerja

    Universitas Sebelas Maret

    1995

Alumni Berprestasi

Copyright © Universitas Airlangga