Kisah Abdurrouf Ciptakan Inovasi Kesehatan Internasional

04 Feb 2025

“Sukses bukan hanya tentang siapa yang paling cerdas, tetapi siapa yang paling konsisten dan gigih dalam setiap langkahnya.”

UNAIR NEWS –  Muh Abdurrouf merupakan wisudawan terbaik pada Program Doktoral (S3) Fakultas Keperawatan Prodi Ilmu Keperawatan Universitas Airlangga, pada wisuda periode 245. Muh Abdurrouf sukses menjalankan masa studi S3 dan menyelesaikan disertasinya selama 3 tahun 7 bulan dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sempurna, 4,00. 

Prestasi menjadi wisudawan terbaik tentu memberikan kebanggaan tersendiri bagi Muh Abdurrouf. Ia mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas capaiannya tersebut. Baginya, capaian ini tak hanya hasil kerja kerasnya sendiri, namun juga buah dari kerja keras dan dukungan dari orang-orang sekitarnya. 

“Ini adalah pencapaian yang tidak pernah saya bayangkan sebelumnya. Gelar ini bukan hanya hasil dari kerja keras saya, tetapi juga doa dan dukungan dari orang tua, keluarga, dosen, serta teman-teman. Penghargaan ini menjadi motivasi saya untuk terus berkontribusi bagi dunia keperawatan dan pendidikan di masa depan,” ujar Muh Abdurrouf. 

Perjalanan Penuh Tantangan 

Dibalik kesuksesannya, Abdurrouf harus menghadapi perjalanan yang penuh dengan tantangan. Terutama dalam hal menyeimbangkan tugas dan tanggung jawab. Antara studi, riset, dan tanggung jawab di tempat ia bekerja sebagai sekretaris prodi Ners di FIK Unissula.  

Menurutnya, salah satu tantangan terbesar adalah menyelesaikan penelitian disertasi yang membutuhkan banyak waktu, fokus, dan kesabaran. “Beberapa kali saya harus menghadapi kegagalan saat publikasi jurnal. Namun, berkat dukungan dari pembimbing, saudara, dan teman serta semangat untuk terus belajar, saya berhasil melewati semuanya,” ujarnya. Abdurrouf juga mengatakan bahwa konsistensi dan keteguhan hati adalah kunci dalam menghadapi setiap hambatan. 

Kontribusi Kesehatan Indonesia 

Salah satu momen paling berkesan bagi Abdurrouf adalah keterlibatannya dalam kegiatan Innovation in Caring di Malaysia. Saat itu, ia dan rekannya mempresentasikan inovasi kesehatan di hadapan para pakar keperawatan dan mahasiswa asing di luar negeri. 

Setelah lulus, Abdurrouf berharap bisa menjadi seorang akademisi dan peneliti yang terus berkontribusi pada pengembangan ilmu keperawatan, khususnya di Indonesia. “Saya berharap bisa menjadi pendidik yang menginspirasi mahasiswa dan perawat muda untuk terus belajar dan berkembang. Serta Ia juga ingin melanjutkan penelitian yang dapat memberikan solusi nyata terhadap masalah kesehatan di masyarakat,” pungkasnya. 

 

Penulis: Tsaqifa Farhana W 

Editor: Ragil Kukuh Imanto

Sumber : https://unair.ac.id/kisah-abdurrouf-ciptakan-inovasi-kesehatan-internasional/  

Copyright © Universitas Airlangga