DPKKA Ungkap Bisnis Properti jadi Peluang Investasi Masa Kini

06 May 2025

UNAIR NEWS – Direktorat Pengembangan Karir, Inkubasi Kewirausahaan, dan Alumni (DPKKA) Universitas Airlangga (UNAIR) menggelar webinar persiapan karir. Webinar ini bertajuk Your Success Starts Here, Earn Without Limits! Start Your Journey to Financial Freedom and Passive Income. Webinar yang membahas seputar bisnis properti dan investasi tersebut menghadirkan narasumber dari Samaview Properti, antara lain Meliani L.

Meliani menjelaskan tentang konsep cashflow quadrant yang dikembangkan oleh Robert Kiyosaki. Ia memaparkan bahwa terdapat empat tipe dalam kuadran tersebut. Tipe pertama adalah employee (karyawan), yaitu individu yang bekerja di sebuah perusahaan untuk menghasilkan uang. Kedua adalah self-employed (pekerja mandiri), seseorang memiliki pekerjaan sendiri. 

Tipe ketiga adalah business owner (pemilik bisnis), yaitu individu yang memiliki sistem yang memungkinkan mereka mendapatkan penghasilan secara beragam (mix money). “Terakhir, adalah investor, yaitu orang yang memiliki modal dan mengharapkan uangnya bekerja untuk menghasilkan lebih banyak uang,” kata Meliani pada Rabu (16/4/2025).


 

Bisnis Properti

Bisnis properti menjadi salah satu pilihan investasi yang direkomendasikan karena sejumlah keunggulannya. Keunggulan tersebut antara lain, properti merupakan aset berwujud yang nilainya cenderung mengalami peningkatan dari waktu ke waktu, seperti contohnya rumah.

Selain potensi kenaikan nilai, properti juga memiliki fleksibilitas untuk disewakan, menghasilkan pendapatan pasif, atau terjual kembali dengan potensi keuntungan. Keunggulan lain yang seringkali menjadi pertimbangan adalah tingkat risiko. Tingkat risiko bisnis properti relatif lebih rendah daripada instrumen investasi lain seperti saham dan kripto.

“Tidak seperti pasar kripto yang dikenal dengan volatilitas tinggi dan memerlukan keberanian untuk mengambil risiko besar. Properti dianggap sebagai investasi yang lebih stabil dan aman dalam jangka panjang,” ungkapnya.

 

Hal Penting

Dalam investasi properti terdapat hal yang harus diperhatikan karena pertahun akan naik harga tanahnya. Return on investment (ROI) tahunan mencerminkan nilai investasi yang dihasilkan. “Bayangkan jika membeli satu unit properti yang kecil. Itu adalah investasi yang berharga. Dengan harga satu miliar, lima tahun properti tersebut akan alami kenaikan harga,” tuturnya.

Selain itu, perhatikan lokasi saat investasi properti. Cari developer yang berkomitmen dan terpercaya dengan apa yang akan ia kerjakan. Selanjutnya terdapat ketiga potensi yang menghasilkan income. Terakhir, cek kualitas bangunan dan legalitas untuk mencegah masalah hukum di kemudian hari. “Untuk menikmati hidup ada tiga hal penting: uang, waktu, dan tenaga,” terangnya. Ia menekankan pentingnya memiliki ketiga hal tersebut sebelum menginjak usia 30 tahun.

Menurutnya, salah satu cara untuk mencapai kemandirian finansial di usia muda adalah melalui investasi properti. Ia mencontohkan, dengan menjual satu unit properti per bulan, seseorang berpotensi mendapatkan penghasilan antara sepuluh hingga tiga puluh juta rupiah. Dalam kurun waktu tiga tahun, total pendapatan bisa mencapai 900 juta rupiah atau lebih.

“Jadi, tidak harus menunggu warisan atau menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) untuk mencapai penghasilan 30 juta pertama,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa dengan fokus dan konsisten menjual satu unit properti setiap bulan, seseorang berpeluang memiliki aset senilai satu miliar rupiah sebelum usia 30 tahun. Kunci keberhasilan dalam hal ini adalah fokus dan konsistensi.

 

Penulis: Arifatun Nazilah

Editor: Yulia Rohmawati

Sumber : https://unair.ac.id/dpkka-ungkap-bisnis-properti-jadi-peluang-investasi-masa-kini/

Copyright © Universitas Airlangga