DPKKA UNAIR Ajak Mahasiswa Terapkan Growth Mindset dan Kerja Cerdas

29 Aug 2025

UNAIR NEWS – Direktorat Pengembangan Karir, Inkubasi Kewirausahaan dan Alumni (DPKKA) Universitas Airlangga (UNAIR) pada Kamis (21/8/2025) menyelenggarakan webinar Campus Hiring bertajuk From Local Hero to Global Talent: Sukses Berkarir di Danantara & Multinasional. Kegiatan berlangsung secara daring tersebut mengundang Arief Wiratama, People Development di PT Dok Pantai Lamongan sebagai narasumber.

Kepala Seksi Pengembangan Karir DPKKA UNAIR, Lina Nugraha SE M SEI dalam sambutannya menyampaikan bahwa kesempatan webinar itu dapat menjadi sarana bagi mahasiswa maupun alumni UNAIR untuk dapat berkontribusi di PT Dok Pantai Lamongan. Ia mengatakan bahwa saat ini tidak hanya mahasiswa teknik saja yang dapat bergabung dan berkontribusi di PT Dok Pantai Lamongan, tetapi juga memberikan kesempatan untuk mahasiswa non-teknik. 

“Hal tersebut merupakan kesempatan yang luar biasa. Dinamika berbagai macam industri dan persaingan ketat mendorong untuk gerak cepat. Dengan adanya informasi dari DPKKA UNAIR, segera saja langsung mempersiapkan diri di versi terbaik,” ucapnya.

 

Mindset

Dalam sesi utama, Arief Wiratama menyebutkan bahwa mindset merupakan keyakinan yang membentuk cara seseorang memandang dunia luar dan dirinya sendiri. Ia juga menambahkan bahwa terdapat dua jenis mindset yakni fix mindset atau mindset tetap dan growth mindset atau mindset berkembang. Mindset tetap meliputi keyakinan bahwa kemampuan dan kecerdasan merupakan sifat yang tetap dan tidak dapat diubah.

“Sedangkan, growth mindset itu kita meyakini bahwa segala sesuatu yang ada dalam diri kita mulai dari kemampuan dan kecerdasan bisa kita ubah melalui usaha, strategi, dan ketekunan,” tambahnya.

Arief juga menjelaskan bahwa growth mindset lebih berfokus pada proses daripada hasil akhir. Orang dengan mindset tersebut akan melihat kekurangan dalam diri sebagai suatu tantangan dan kesempatan untuk belajar dan berkembang.

“Misalnya karyawan Management Training (MT), saat masuk dia belum bisa A tetapi setelah lima bulan dia sudah bisa A, B, C, D. Kami memandang hal tersebut sebagai growth mindset,” ungkapnya.

 

Kerja Cerdas

Tidak hanya membutuhkan growth mindset, dalam dunia kerja juga dibutuhkan kemampuan memanajemen waktu untuk mencapai tingkat produktivitas yang optimal. Arief menyebutkan pentingnya berfokus pada produktivitas, artinya lebih menilai pada seberapa besar hasil yang dicapai dibandingkan dengan waktu dan energi yang digunakan. 

“Sebagai contoh ada karyawan yang menyelesaikan proyek dalam waktu 6 jam dengan fokus dibandingkan karyawan lain yang menyelesaikan tugas serupa selama 12 jam dan sering terdistraksi. Dalam perspektif produktivitas, tentu lebih bagus yang 6 jam. Artinya, jika waktu kerja 8 jam maka sisa waktu selama 2 jam dapat dimanfaatkan untuk menyiapkan pekerjaan yang akan dilakukan esok hari,” terangnya.

Ia juga menambahkan bahwa kemampuan untuk mengelola waktu dan berfokus pada produktivitas itu bisa disebut sebagai “Kerja Cerdas”. Kerja cerdas dapat meminimalkan risiko terjadinya stres kerja. “Stres kerja sangat berbahaya karena dalam perspektif kami di Human Resources (HR) kalau orang stres sudah pasti performanya turun,” tegasnya.

 

Penulis: Septy Dwi Bahari Putri

Editor: Khefti Al Mawalia

Sumber : https://unair.ac.id/dpkka-unair-ajak-mahasiswa-terapkan-growth-mindset-dan-kerja-cerdas/

Copyright © Universitas Airlangga