Bangga! Mahasiswa FKH UNAIR Juara I Lomba Video Nasional tentang Artificial Intelligence

18 Nov 2022

UNAIR NEWS – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh mahasiswa Universitas Airlangga (UNAIR). Kali ini, giliran mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) UNAIR yang berhasil meraih Juara I Lomba Videography Tingkat Nasional Veterinary Scientific Event bertema “AI Application In Handling Zoonoses With One Health Principle”. 

Kedua mahasiswa berprestasi tersebut adalah Citta Pandita Putri Prabowo dan Muhammad Zuhdianto Nugroho. Lomba yang diselenggarakan oleh Universitas Syiah Kuala, Aceh pada Senin, 22 Agustus 2022 itu termasuk ke dalam lomba tingkat nasional karena diikuti oleh seluruh mahasiswa FKH dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. 

Melalui wawancara dengan UNAIR NEWS pada Rabu (16/11/2022), Zuhdi mengatakan lomba Veterinary Scientific Event sebenarnya memiliki cabang perlombaan lain selain videography, yaitu lomba poster dan lomba start up

“Kurang lebih ada 10 provinsi yang mengikuti perlombaan ini. Lomba ini cukup berbobot dan challenging karena temanya yang cukup sulit yaitu membawa inovasi AI (Artificial Intelligence, Red) ke dalam konsep inovasi terhadap hewan terutama gajah,” tutur Zuhdi. 

Zuhdi mengatakan mereka melakukan persiapan untuk mengikuti lomba tersebut selama tiga minggu untuk proses membuat naskah, menambahkan inovasi, take videodubbing, dan editing. Ia mengaku sempat merasa kesulitan karena harus mengurus hal-hal teknis dan menyesuaikan jadwal dengan partner-nya, Citta. 

“Lomba ini kan kelompok sehingga kita harus menyatukan pikiran dan konsep agar bisa membentuk video yang bagus, bermakna, dan inovatif,” ujar Zuhdi. 

Citta menambahkan mereka juga merasa kesulitan untuk menentukan lokasi dan inovasi apa yang akan mereka tambahkan ke dalam video mereka. Apalagi, sambungnya, ini pertama kalinya mereka mengikuti lomba videography

“Untuk mengonsep videonya juga cukup sulit karena temanya tentang ‘Melestarikan Gajah dan Habitatnya dengan Penerapan Metode AI’. Kami sebagai mahasiswa FKH juga tidak sepenuhnya paham tentang teknologi AI, jadi kami harus memutar otak dan melakukan riset lebih dalam tentang pengembangan dari inovasi kami yang akhirnya kami beri nama RELEPHANT, singkatan dari Rescue The Elephant,” jelas Citta.  

Sebagai penutup, Zuhdi dan Citta menyampaikan tips dan trik untuk menjadi juara. Zuhdi dan Citta sama-sama menekankan untuk tetap berusaha yang terbaik dan memantapkan hati untuk menciptakan karya yang lebih berbobot. 

“Tips dan trik dari kami adalah tetap berusaha dan jangan egois terhadap ide dan opini pribadi, karena apa yang kita pikirkan belum tentu menjadi hal yang terbaik. Selain itu, komitmen juga penting. Kerjakan bukan untuk jadi juara, tetapi untuk memberikan yang terbaik dan tersempurna versimu,” pungkas Zuhdi. (*) 

Penulis : Dewi Yugi Arti 

Editor : Feri Fenoria 

Sumber : https://www.unair.ac.id/bangga-mahasiswa-fkh-unair-juara-i-lomba-video-nasional-tentang-artificial-intelligence/

Copyright © Universitas Airlangga