Jadi Pendidik dan Lampaui Cita-Cita Masa Kecil
Semakin awal kita berproses maka semakin siap kita untuk meraih sukses.
Alen Prahadinata SKM MM adalah alumnus Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Airlangga (UNAIR). Saat ini, laki-laki yang akrab disapa Alen itu menduduki posisi penting sebagai founder Heccons Learning & Consulting sekaligus sebagai HR & HSE Specialist PT JAPFA Comfeed Indonesia Tbk. Tidak hanya itu, laki-laki asal Sidoarjo itu juga didapuk sebagai Ketua Forum Ahli K3 R-1 Jawa Timur.
Riwayat karier Alen yang gemilang tidak dapat terlepas dari pendidikan yang ia tempuh. Alen mengawali pendidikannya pada program studi D3 Higiene Perusahaan Keselamatan Kesehatan Kerja (Hiperkes) UNAIR pada tahun 2005 hingga 2008. Alen bercerita, pendidikan D3 Hygiene menjadi awal perjalanan yang begitu berarti baginya. “Awal masuk di D3 Hiperkes merupakan perjalan hidup bagi saya yang menurut saya menjadi bagian penting dalam hidup saya. Saya merasa seperti menemukan keluarga baru yaitu teman-teman, dosen, dan yang lainnya,” ujarnya.
Saat kuliah, Alen mengaku dirinya bukanlah sosok mahasiswa yang mencolok dalam hal akademik. “Saya bukan mahasiswa yang pintar. Bahkan dengan teman-teman satu angkatan, saya kategori mahasiswa yang biasa saja secara akademik. Bahkan IPK saya tidak sampai 3.00, tetapi ada satu visi dalam hidup saya yang tercipta dan saya menganut visi tersebut saat kuliah yaitu saya harus selangkah lebih maju dari rekan-rekan seangkatan saya,” kisahnya.
Kendati demikian, Alen tidak lantas patah arah. Sembari berusaha memperbaiki nilai-nilai akademiknya, ia mencoba mengembangkan potensi dirinya melalui program magang hingga organisasi. “Dari situ saya bertekad walaupun IPK saya pas-pasan, tetapi saya harus punya pengalaman kerja yang lebih dari rekan-rekan seangkatan saya. Sehingga saya berusaha untuk melakukan magang mandiri saat libur kuliah untuk meningkatkan kapasitas saya,” imbuhnya.
Perjalanan Karier
Tak sia-sia perjuangannya, Alen mendapatkan pekerjaan pertamanya di PT Surya Mas Tambak Sawah tak lama setelah lulus pada 2008. Di perusahaan itu, ia berperan sebagai health safety environment staff, dan bertahan hingga 2009. Pada tahun yang sama dengan diterimanya Alen sebagai staf PT Mega Surya Mas Tambak Sawah, ia juga melanjutkan pendidikan jenjang sarjana di program studi Kesehatan Masyarakat dengan peminatan Keselamatan Kesehatan Kerja FKM UNAIR.
Tidak mudah tentunya mengemban dua peran sekaligus: sebagai mahasiswa dan pekerja. Akan tetapi, Alen percaya bahwa perjuangannya itu akan berbuah manis di kemudian hari. “Menurut saya perjalanan saya saat awal bekerja tidak mudah saya beberapa kali bekerja sambil kuliah, menyelesaikan tugas-tugas baik kantor atau kuliah membutuhkan pengorbanan tenaga dan waktu. Akan tetapi, menurut saya memang untuk meraih sukses jalan yang harus dilalui adalah kesulitan dan kesukaran. Apabila jalan yang kita lalui itu mudah, maka berarti kita berada dijalan yang salah,” tutur Alen.
Ternyata benar, perjuangan Alen berbuah manis. Belum resmi lulus, pada 2010 ia mendapatkan kabar membahagiakan. Ia diterima pada seleksi karyawan dan resmi bergabung dengan PT JAPFA Comfeed Indonesia Tbk sebagai health safety environment staff. Kompetensi dan integritas yang Alen miliki ternyata membawanya pada jalan karier yang gemilang. Setelah lima tahun bergelut di dunia health safety environment, ia kemudian mendapatkan promosi sebagai Human Resource Supervisor dan HSE Specialist pada perusahaan yang sama.
Dirikan Lembaga Pelatihan
Alen adalah sosok yang tak pernah berhenti belajar. Ia juga merupakan sosok yang tidak cepat puas. Untuk itu, pada 2023, bersama rekan-rekan trainer-nya, ia mendirikan lembaga training dan consulting. Lembaga itu dinamai Heccons Learning & Consulting yang beroperasi di bawah PT Heccons Glori Indonesia.
Perusahaan yang ia dirikan tersebut berfokus dalam memberikan pendidikan dan pelatihan pada lulusan baru. Dan tentunya, perusahaan itu ia dirikan sebagai manifestasi dari mimpi-mimpinya sejak lama. “Memberikan pendidikan dan pelatihan kepada lulusan baru secara gratis adalah impian saya. Saya ingin membantu para fresh graduate agar bisa bersaing di era yang serba kompetitif ini,” katanya.
Dalam menjalankan usaha itu, tentu tantangan adalah hal yang mustahil untuk tidak dialami. Namun, Alen percaya bahwa datangnya tantangan dalam berkarier akan membantu individu dalam mengubah karakter menjadi lebih tangguh dan lebih baik. “Tentunya banyak sekali tantangan yang menurut saya membuat dan merubah karakter kita menjadi pribadi yang lebih baik. Baik persaingan yang dilakukan secara sehat atau tidak sehat pernah saya alami terutama dalam membangun bisnis. Tetapi hal tersebut lantas tidak membuat saya menyerah,” ungkapnya.
Tantangan dan hambatan yang ia alami justru membantunya untuk terus berbenah. Dengan demikian, di kemudian hari, apa yang telah ia bangun akan semakin berkembang, bertumbuh, dan akan mencapai pada puncak yang dinantikan.