Geluti Bidang Farmasi Selama Lebih dari 20 Tahun
“Tantangan justru membuat kita semakin berkembang dan terus belajar,”
Hanya orang-orang yang memiliki passion dan komitmen tinggi terhadap profesinya yang mampu menggeluti bidang yang sama selama bertahun-tahun. Tidak hanya bekerja untuk mendapatkan uang, orang-orang jenis ini bekerja untuk menjadi yang terbaik, dan bertujuan untuk menggunakan keahlian mereka sebagai sarana membantu orang lain dan membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik.
Satu dari orang-orang berkomitmen itu ialah alumni Fakultas Farmasi Universitas Airlangga (UNAIR) Fadjar Agung Hudiarto, S.Si., Apt, yang kini menjabat sebagai Manajer di PT.Kimia Farma Sungwun Pharmacopia (KFSP). Fadjar, akrabnya, mengaku sudah bekerja di bidang farmasi selama lebih dari dua puluh tahun. Dalam sepak terjang karirnya, ia tak pernah sekalipun merasa bosan ataupun lelah.
Studi Farmasi di UNAIR
Farmasi adalah dunianya. Tidak hanya berkutat di antara produksi obat, sebagai seorang lulusan studi Sarjana dan Profesi di UNAIR, ia juga telah memetik ragam ilmu manajemen dasar, dan ilmu dalam lingkup bisnis yang diajarkan di dunia kefarmasian. Dengan fundamental tersebut ia menjadi lebih siap akan tantangan yang akan menghadangnya di dunia karir.
Selama menempuh studi sarjana, Fadjar dikenal sebagai mahasiswa yang rajin dan aktif. Selain berkuliah, Fadjar diketahui pernah menjadi Ketua Bidang III di organisasi Senat yang bertugas membawahi bidang keolahragaan, seni, serta temu ilmiah. Secara jujur, Fadjar mengungkapkan bahwa masa kuliahnya dipenuhi oleh pengalaman-pengalaman manis yang tidak terlupakan.
Sebut saja mahasiswa sekelasnya yang datang pagi-pagi demi berebut kursi strategis. Apa tujuannya? tentu agar tidak ditunjuk untuk menjawab pertanyaan, dari dosen mata kuliah Kimia Analisa yang dikenal sangat disiplin dan tegas. Diakui Fadjar, dosen-dosen UNAIR yang memiliki kepribadian yang berbeda-beda sedikit banyak berpengaruh terhadap karakter kuat mental yang dimilikinya.
Perjalanan Karir
Setelah lulus profesi, Fadjar langsung mendapatkan pekerjaan sebagai Apoteker di PLN PJB 2 Sektor Gresik. Setelah menginjak tahun kelima di perusahaan tersebut, Fadjar kemudian mendapatkan posisi sebagai Pharmacy Manager di Kimia Farma Apotek. Di perusahaan besar itu, Fadjar tidak hanya dididik untuk mengurusi obat-obatan saja, tetapi juga diajari untuk menempati posisi-posisi di level manajerial. “Saat kuliah profesi sebenarnya sudah ditunjukan bahwa sudah harus mengetahui segala kegiatan yang ada di dalam bisnis, tidak hanya mengurus produksi obat, biar nggak kaget,” sebutnya.
Jabatan ini kemudian membawa Fadjar berkeliling Indonesia, melalui berbagai penugasan dan penempatan. Hal ini jugalah yang membuat pria kelahiran tahun 1969 ini berkesempatan untuk bertemu dengan orang-orang dari berbagai latar belakang budaya dan agama. Ia menjadi sosok yang toleran terhadap perbedaan, dan berwawasan luas. Oleh karena itu, Fadjar juga dikenal sebagai orang yang sangat mudah bergaul, dan mudah disukai siapa saja. Ia berteman dengan berbagai macam orang dari berbagai kalangan.
Perjalanan karirnya tentu dihadang oleh berbagai tantangan dan situasi yang terus memaksa Fadjar untuk terus berkembang. Mujur, Fadjar memang dikenal sangat suka belajar, dan mudah beradaptasi dengan lingkungan baru. Baginya, tantangan demi tantangan itulah yang membuat perjalanan karirnya menjadi lebih hidup dan bermakna. “Saya melihat bahwa dunia farmasi, khususnya yang saat ini saya jalani ini sangat luas lingkupnya, sehingga saya tidak bisa jenuh. Saya senang belajar lebih lagi, karena semakin saya belajar saya bisa melihat sesuatu dengan lebih komprehensif,” ungkapnya.
Berkat menekuni bidang farmasi selama bertahun-tahun, wajar saja bila keahlian Fadjar dinilai sangat mumpuni. Disamping itu, ia juga terus membuktikan bahwa ia mampu melalui berbagai sertifikasi dan kompetensi. Setelah pada 2017 diangkat menjadi Relationship Manager di Kimia Farma Holding, Fadjar kemudian mendapat amanat menjadi Human Capital and General Affair (HCGA) Manager di PT.Kimia Farma Sungwun Pharmacopia (KFSP) pada tahun 2020.
Bangga jadi Keluarga UNAIR
Fadjar selalu bangga menjadi bagian dari keluarga besar UNAIR. Ia aktif dalam kegiatan temu-reuni alumni UNAIR, ia percaya bahwa jiwa korsa dapat menjadi kekuatan tersendiri untuk memajukan almamater. “Setelah dinas di berbagai kota, saya sering menemukan alumni UNAIR yang sudah menempati posisi-posisi luar biasa. Perlu dipupuk relasinya agar semakin mempererat hubungan antar alumni. Saya yakin, walaupun sibuk dengan kegiatannya masing-masing, bila diperlukan, jiwa korsa alumni masih tidak bisa diragukan sebagai bagian dari UNAIR,” jelasnya.