Inovasi ini diklaim sebagai salah satu pionir dalam perkembangan penjualan buku bekas original di Indonesia.
#IndonesiaAntiBukuBajakan
Mengusung tagar IndonesiaAntiBukuBajakan, Zaidan berharap langkah kecil yang ia dan tim lakukan dapat berkontribusi menyadarkan masyarakat untuk membeli buku original. Mahasiswa jurusan Ilmu Sejarah tersebut berharap suatu saat penyebaran buku bajakan akan menurun. Sehingga, memicu kuantitas dan kualitas karya yang lebih baik dari penulis di Indonesia.
Raih Pendanaan Kemendikbud Ristek
Kelompok PKM-K yang dibimbing oleh Usma Dian Nur Rosyidah SS MA tersebut diketahui berhasil meraih pendanaan dari Kementerian Pendidikan Kebudayaan dan Teknologi (Kemendikbud Ristek). “Saat ini kami sedang melakukan pengembangan website sebagai marketplace untuk mempermudah pembeli dalam melakukan transaksi,” sebutnya.
Zaidan juga meminta dukungan dan doa restu untuk segala tahapan yang sedang ia dan tim jalani. Saat ini ia dan tim juga tengah melaju ke seleksi berikutnya yaitu Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) dan dapat mengharumkan nama UNAIR di mata nasional. (*)
Penulis : Stefanny Elly
Editor : Binti Q. Masruroh
Sumber : https://www.unair.ac.id/2022/07/30/anti-buku-bajakan-mahasiswa-unair-hadirkan-website-penjualan-buku-dengan-legit-check/