Alumni FEB Bagikan Strategi Bertahan dan Sukses di Dunia Profesional

21 Oct 2025

UNAIR NEWS – Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Airlangga (UNAIR) melalui Departemen Hubungan Luar mengadakan agenda Sambang Alumni. Kegiatan tersebut menjadi bentuk inisiatif untuk memperkuat peran BEM FEB dalam menjalin hubungan antara mahasiswa, pihak dekanat, dan IKAFE (Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis).

Terselenggara pada Kamis (19/9/2025) di Aula Soepoyo, FEB Kampus Dharmawangsa-B, kegiatan tersebut menghadirkan dua narasumber. Mereka adalah Ferdian Kurniawan (CEO Brandstoria) dan Caroline Angelina (staf Direktorat Jenderal Pajak).

 

Keterampilan Bertahan Hidup
Ferdian mengatakan bahwa menjadi seorang pebisnis harus memahami cara untuk terus bertahan dan memulai kembali. “Saat saya membangun bisnis dari dulu hingga sekarang, terhitung sudah tiga kali saya bangkrut dan berkali-kali mengalami permasalahan,” tuturnya.

Menurutnya, kerugian dalam bisnis pasti akan dialami oleh semua pebisnis. Tetapi yang terpenting adalah memahami bagaimana cara untuk bertahan. Jika bisnis sudah tidak bisa bertahan, Ferdian menegaskan bahwa keterampilan untuk bangkit kembali (reborn) serta keyakinan pada proses sangat dibutuhkan.

Selain tantangan tersebut, Ferdian menambahkan bahwa pengusaha masa kini berhadapan pada karakteristik pekerja yang berasal dari berbagai generasi. “Di kantor saya ada pekerja dari generasi milenial dan generasi z. Mereka memiliki cara kerja yang berbeda, dan yang harus bisa beradaptasi adalah kita sebagai pengusaha,” jelasnya.

 

Mempertahankan Kinerja
Sementara itu, Caroline membagikan kita bagi mahasiswa untuk mempertahankan kinerja sejak di universitas. Ia menyebut bahwa banyak alumni FEB yang bekerja di empat firma akuntansi terbesar di dunia. Antara lain Deloitte, Ernst & Young (EY), Klynveld Peat Marwick Goerdeler (KPMG), dan PricewaterhouseCoopers (PwC).

Hal ini membuat Caroline menekankan pentingnya mahasiswa untuk mampu mempertahankan kinerjanya sejak di universitas. “Kita tidak tahu apakah nanti ketika bekerja akan bertemu dengan alumni atau kakak tingkat kita. Oleh karena itu, pastikan kalian memiliki citra dan kinerja yang baik di universitas agar dipercaya oleh alumni,” tuturnya.

Namun, ia menyebutkan bahwa bekerja di empat firma tersebut membutuhkan kemampuan bertahan menghadapi tekanan pekerjaan yang besar. Selain itu, bekerja di firma juga menuntut keseimbangan antara praktik dan teori.

“Bekerja di bidang akuntansi seperti pajak dan audit membutuhkan banyak sekali praktik. Namun, terkadang praktik tersebut kurang terserap di universitas oleh mahasiswa karena sering kali hanya berada di mata kuliah peminatan,” jelasnya.

 

Penulis: Rizma Elyza

Editor: Yulia Rohmawati

Sumber : https://unair.ac.id/alumni-feb-bagikan-strategi-bertahan-dan-sukses-di-dunia-profesional/

Copyright © Universitas Airlangga