Mengukir Karier dengan Konsistensi Etos Kerja di Bidang Human Resources
Salah satu prospek karier yang menjanjikan untuk seorang sarjana hukum adalah untuk berkecimpung di bidang human resources untuk suatu perusahaan ternama. Jalur karier itulah yang ditempuh oleh Nuril Huda, S.H., M.M., seorang alumni Fakultas Hukum UNAIR angkatan 2001. Sejak bulan Februari 2021, Nuril telah menjabat sebagai Senior Vice President Human Resources di PT. Petrokimia Gresik, sebuah perusahaan di lingkungan PT Pupuk Indonesia (Persero) yang bergerak dalam produksi pupuk dan petrokimia.
Aktif Berorganisasi Selama Mengenyam Studi di Perguruan Tinggi
Selama mengenyam studi di Kampus Merah, Nuril berkecimpung aktif dalam organisasi mahasiswa dimana beberapa organisasi tempat dia berproses saat ini masih eksis di FH UNAIR. Ia mengatakan bahwa kampus memberikan kesempatan yg luar biasa dengan memfasilitasi mahasiswa untuk mengembangkan diri melalui organisasi kemahasiswaan. Aktif dalam organisasi mahasiswa merupakan suatu pengalaman yang sungguh luar biasa dan berguna dalam dunia kerja. Beberapa organisasi yang sempat diikuti antara lain sebagai anggota di Lembaga Aspirasi Mahasiswa (sekarang bernama Badan Eksekutif Mahasiswa) dan menjadi Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Surabaya Komisariat Hukum Airlangga.
“Bersama teman-teman juga, saya mengikuti kegiatan forum diskusi yang fokus pada kajian di bidang hukum bisnis, kalau tidak salah dulu namanya Forum Studi Bisnis (FSB). Menurut saya, forum diskusi ini sejalan dengan minat saya pada saat itu mengambil konsentrasi studi Hukum Bisnis. Saya sedikit pragmatis disitu karena saya melihat dari interaksi dan diskusi-diskusi yang saya ikuti, hukum bisnis memiliki prospek kerja yang cukup luas dunia baik pada profesi dibidang hukum ataupun sebagai profesional di perusahaan. Jujur saja, selain mengikuti tes kerja di beberapa perusahaan saya juga sempat mencoba untuk ikut seleksi pada lowongan kerja profesi hukum tetapi memang bukan rejekinya disana, dan akhirnya sampai dengan saat ini saya meniti karier sebagai profesional di perusahaan,” ujar Nuril.
Pengembangan Sumber Daya Manusia di Petrokimia
Nuril mulai bergabung di kompartemen Sumber Daya Manusia (SDM) PT Petrokimia Gresik pada tahun 2008 sebagai Staf Hubungan Industrial. Ia mengaku bahwa ia bersyukur diberikan kesempatan bekerja di aspek sumber daya manusia. Hal itu tidak lepas dari fungsi pekerjaannya yang memiliki relevansi dengan bidang ilmu yang diambil dan juga pengalaman selama kuliah mengurusi orang dalam organisasi.
Pada tahun 2015, Nuril mendapatkan kesempatan beasiswa tugas belajar dari perusahaan untuk mengikuti program Magister Manajemen di UNAIR untuk memperluas wawasannya terkait pengelolaan sumber daya manusia dan bisnis. Di sela-sela studi magisternya, Nuril mendapat kesempatan mengemban posisi sebagai Manager Operasional SDM pada tahun 2016, dan pada tahun 2018 menjadi Vice President Pengembangan SDM sekaligus di tahun yang sama ia merampungkan studi magisternya. Setelah dua tahun lebih menduduki posisi tersebut, ia dipromosikan lagi menjadi Senior Vice President SDM pada Februari 2021 silam.
Nuril menceritakan berkarier di bidang human resource memiliki sebuah tantangan tersendiri dimana sebagai pengelola SDM dituntut untuk dapat menyelaraskan harapan setiap individu dimana setiap individu memiliki keunikan masing-masing dengan arahan kebijakan perusahaan sesuai dengan tujuan dan kebutuhan. Pengalaman yang paling berkesan selama bekerja adalah mengikuti proses shifting generasi di perusahaan, dimana organisasi tempat bekerja mengalami perubahan komposisi generasi karyawan dan juga adanya transformasi dalam organisasi perusahaan dalam waktu yang singkat.
“Ketika terjadi perubahan tentunya akan banyak hal-hal baru, akan tetapi semangat bekerja dengan baik dan semangat untuk tetap mau belajar rasanya itu selalu tetap ada pada setiap generasi yang mau maju,” tuturnya.
Beberapa hal yang Nuril ambil dari perjalanan kariernya adalah bahwa bekerja merupakan suatu tahapan proses yang panjang, setiap tahapnya harus dilalui dengan semangat bekerja sebaik mungkin, semangat untuk mengembangan diri serta menjalin komunikasi yang baik dengan siapapun.
“Dalam bekerja selain semangat untuk tetap berkinerja bagi perusahaan kita tetap perlu worklife balance ruang aktualisasi lain yang bernilai sosial sehingga tidak melupakan bahwa kita bagian dari masyarakat dan memperluas sudut pandang serta wawasan kita” tutupnya.